News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasar LPG Panas: Selisih Harga Bright Gas dan Blue Gaz Jadi Sorotan

Harga LPG non-subsidi Bright Gas dan Blue Gaz yang selisih jauh membuat KPPU selidiki dugaan predatory pricing dan penyalahgunaan LPG subsidi oleh Pertamina.
Selasa, 11 Maret 2025 - 10:40 WIB
Geger Bright Gas 3 Kg
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Selisih harga LPG non-subsidi antara Bright Gas dan Blue Gaz kini menjadi sorotan publik. Perbedaan harga yang mencolok ini menimbulkan kecurigaan adanya praktik persaingan usaha tidak sehat yang dapat berdampak besar pada pasar LPG di Indonesia. 

Kondisi ini semakin rumit setelah mencuatnya kasus penyalahgunaan LPG subsidi yang diduga terkait dengan strategi harga Bright Gas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbedaan harga antara dua produk LPG non-subsidi utama di pasar menciptakan ketidakadilan di kalangan pelaku usaha dan konsumen. Per Maret 2025, harga untuk ukuran 5,5 kg menunjukkan selisih yang signifikan:

  • Blue Gaz → Sekitar Rp 350.000 per tabung (termasuk tabung dan isi).

  • Bright Gas → Sekitar Rp 90.000 (hanya untuk isi ulang, jika sudah memiliki tabung).

Perbedaan harga ini tidak hanya disebabkan oleh struktur biaya produksi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut:

  1. Kontrol Pasar oleh Pertamina
    Pertamina, melalui anak usahanya PT Pertamina Patra Niaga, memiliki kendali penuh atas distribusi LPG di Indonesia. Hal ini memungkinkan mereka menekan harga tanpa mengalami kerugian besar.

  2. Predatory Pricing
    Harga Bright Gas yang jauh di bawah Blue Gaz menimbulkan dugaan adanya strategi predatory pricing, di mana harga ditekan untuk menyingkirkan pesaing dan menguasai pasar.

  3. Dukungan Infrastruktur dan Skala Ekonomi
    Akses penuh Pertamina terhadap jaringan distribusi nasional memungkinkan mereka menekan biaya produksi dan operasional, sehingga harga jual Bright Gas bisa dijaga tetap rendah.

Perbedaan harga ini semakin mencurigakan karena terkait dengan dugaan penyalahgunaan LPG subsidi. Kasus yang terungkap menunjukkan adanya praktik pemindahan LPG 3 kg bersubsidi ke tabung Bright Gas 5,5 kg untuk dijual dengan harga non-subsidi. 

Selisih harga yang cukup tinggi memungkinkan pelaku meraup keuntungan besar dengan memanfaatkan LPG bersubsidi.

Penyelidikan oleh KPPU

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memulai penyelidikan sejak Maret 2025 untuk memastikan apakah ada pelanggaran persaingan usaha yang dilakukan Pertamina. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fokus penyelidikan meliputi dugaan predatory pricing, penyalahgunaan posisi dominan, dan keterlibatan dalam penyalahgunaan LPG subsidi.

Jika dugaan ini terbukti, Pertamina bisa menghadapi sanksi berupa denda dan pembatasan operasional. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT