GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sinergi KKP dan BPOM: Jamin Mutu Produk Perikanan Selama Ramadan 2025

Menyambut bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri 2025, saat ini KKP bersinergi dengan BPOM untuk memastikan keamanan dan mutu pangan, khususnya produk perikanan.
Sabtu, 1 Maret 2025 - 09:02 WIB
KKP Dorong Hilirisasi Perikanan Lewat Teknologi Canggih WMS untuk Pantau Ketersediaan Ikan
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menyambut bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri 2025, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersinergi dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk memastikan keamanan dan mutu pangan, khususnya produk perikanan.

Langkah ini diambil guna menjaga kesehatan masyarakat dengan menjamin produk perikanan yang beredar aman dan berkualitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan, Ishartini, KKP dan BPOM secara aktif berbagi hasil uji dan mengerahkan tim penguji untuk memantau peredaran produk perikanan di pasar tradisional maupun modern.

"Kami kompak saling berbagi hasil uji dan melakukan pemantauan di berbagai titik penjualan," ujar Ishartini.

Pengawasan ini tidak hanya terfokus pada pasar tradisional, tetapi juga menyasar pasar modern untuk memastikan bahwa produk perikanan yang dijual di berbagai tempat telah memenuhi standar keamanan pangan yang ditetapkan.

Sinergi antara KKP dan BPOM juga melibatkan pemerintah daerah dan pelaku usaha perikanan. Kepala UPT Badan Mutu KKP Kalimantan Tengah, misalnya, melakukan koordinasi dengan Kepala Balai POM setempat terkait izin edar dan pengawasan produk perikanan yang berasal dari Unit Pengolahan Ikan (UPI) bersertifikat kelayakan pengolahan ikan (SKP).

Selain itu, KKP juga mendukung pelaksanaan Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK), sebuah program BPOM yang melibatkan komunitas pasar dalam menjaga kualitas pangan. "Intinya, kami ingin mewujudkan pasar aman dan sehat," tambah Ishartini.

Penerapan Standar Mutu dan Keamanan Pangan
Dalam upaya menjamin mutu produk perikanan, KKP dan BPOM mengacu pada standar Sertifikasi Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB) dan Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP). Sertifikasi ini menjadi tolok ukur dalam pengawasan keamanan pangan pada setiap rantai distribusi ikan, mulai dari nelayan dan pembudidaya hingga ke pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sinergi ini juga diperkuat dengan penerapan budaya mutu di pelabuhan perikanan, tempat pelelangan ikan (TPI), cold storage, dan fasilitas pengolahan ikan. Dengan demikian, mutu produk perikanan terjaga secara menyeluruh dari hulu ke hilir.

Pelatihan dan Edukasi untuk Nelayan dan Pembudidaya
Tidak hanya fokus pada pengawasan, KKP juga gencar memberikan pelatihan kepada nelayan dan pembudidaya ikan. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mereka tentang cara menjaga kualitas hasil perikanan serta penerapan teknologi yang lebih higienis.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Tak Dilirik dalam 4 Tahun Terakhir, Ezra Walian Berpeluang Akhiri Penantian Panjang di Timnas Indonesia

Sempat Tak Dilirik dalam 4 Tahun Terakhir, Ezra Walian Berpeluang Akhiri Penantian Panjang di Timnas Indonesia

Banyak yang menilai ini sebagai momen kebangkitan Ezra setelah cukup lama absen dari Timnas Indonesia
Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Khabib Nurmagomedov ternyata pernah mengajukan permintaan tak lazim kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Apakah itu?
3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

PSSI dikabarkan sudah menghubungi 3pemain keturunan dari Belanda hingga Australia. Mereka diprediksi akan dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Pada kompetisi musim 2025/2026 sejumlah pevoli kebanggan Indonesia tengah menjalani karier di luar negeri yakni Rivan Nurmulki, Doni Haryono dan Farhan Halim.
‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.
Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Kabar kurang menyenangkan terungkap jelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laporan intelijen memperingatkan adanya kerusuhan

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT