News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa PNS dengan Jabatan dan Gaji Tertinggi di Indonesia?

Segini gaji yang diterima PNS yang merupakan pegawai tetap pemerintah di berbagai instansi negara seperti kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Sabtu, 22 Februari 2025 - 12:01 WIB
Ilustrasi PNS.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan pegawai tetap pemerintah yang bekerja di berbagai instansi negara, seperti kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. 

Sebagai imbalan atas tugasnya dalam melayani masyarakat sesuai dengan peraturan kepegawaian, PNS menerima gaji, tunjangan, serta jaminan pensiun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, tidak semua PNS mendapatkan gaji dan tunjangan dalam jumlah besar. Biasanya, penghasilan tertinggi diperoleh oleh mereka yang menduduki jabatan tinggi dalam birokrasi, yang umumnya memiliki tunjangan besar. Berikut ini adalah beberapa PNS dengan gaji tertinggi di Indonesia:

  1. Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Utama

    • Contoh: Sekretaris Jenderal (Sekjen), Direktur Jenderal (Dirjen), Kepala Lembaga Negara

    • Gaji pokok: Rp5-6 juta

    • Tunjangan: Bisa mencapai Rp50-100 juta tergantung instansi

  2. PNS di Kementerian Keuangan & Bank Indonesia

    • Pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Bea Cukai menerima tunjangan kinerja yang besar

    • Tunjangan kinerja: Bisa lebih dari Rp50 juta per bulan

  3. Hakim Agung & Pejabat di Mahkamah Agung (MA)

    • Gaji pokok: Sekitar Rp8-10 juta

    • Tunjangan dan fasilitas: Bisa lebih dari Rp100 juta

  4. Pejabat di BPK, KPK, dan OJK

    • Gaji dan tunjangan di lembaga independen ini bisa mencapai lebih dari Rp100 juta untuk posisi tertinggi

Dengan demikian, PNS dengan penghasilan terbesar umumnya adalah pejabat tinggi negara atau pegawai di instansi yang memberikan tunjangan besar, seperti Kementerian Keuangan, Mahkamah Agung, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mengapa Gaji PNS Berbeda Berdasarkan Jabatan?

Besaran gaji PNS ditentukan berdasarkan jabatan karena beberapa faktor utama yang berkaitan dengan tanggung jawab, kompetensi, serta motivasi dalam menjalankan tugas. Berikut adalah alasan utama perbedaan gaji berdasarkan jabatan:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  1. Beban Tanggung Jawab yang Berbeda

    • Jabatan yang lebih tinggi memiliki tanggung jawab lebih besar dalam mengelola kebijakan, anggaran, serta sumber daya manusia.

    • Pejabat seperti Direktur Jenderal atau Sekretaris Jenderal memiliki kewenangan strategis yang memengaruhi kebijakan nasional dan masyarakat luas.

  2. Kompetensi dan Kualifikasi

    • Jabatan tinggi biasanya membutuhkan pengalaman lebih lama, keterampilan khusus, serta pendidikan yang lebih tinggi.

    • Misalnya, hakim agung harus memiliki pengalaman panjang di bidang hukum, sementara pejabat eselon 1 di kementerian harus memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat.

  3. Motivasi dan Kesejahteraan

    • Gaji yang lebih tinggi berfungsi untuk menjaga motivasi serta loyalitas PNS agar tetap bekerja secara profesional.

    • Jika gaji tidak sebanding dengan tanggung jawab, ada risiko pegawai mencari penghasilan tambahan dengan cara yang tidak etis, seperti korupsi.

  4. Hierarki dan Struktur Organisasi

    • Sistem birokrasi memiliki tingkatan jabatan yang jelas, dari staf hingga pimpinan.

    • Gaji yang berbasis jabatan mencerminkan jenjang karier dan memberikan kepastian dalam perencanaan masa depan pegawai.

  5. Tunjangan Kinerja Berdasarkan Dampak Kerja

    • Tunjangan kinerja (tukin) sering kali lebih besar dari gaji pokok dan diberikan berdasarkan jabatan serta beban kerja.

    • Misalnya, pegawai Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai memperoleh tunjangan tinggi karena kinerja mereka berdampak langsung pada penerimaan negara.

Dengan sistem gaji berbasis jabatan, pemerintah berupaya menciptakan keseimbangan antara tanggung jawab, kompetensi, dan kesejahteraan PNS, sehingga mereka tetap profesional dan produktif. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer: Camavinga Tak Tertarik Tinggalkan Real Madrid Meski Diminati Liverpool dan MU

Bursa Transfer: Camavinga Tak Tertarik Tinggalkan Real Madrid Meski Diminati Liverpool dan MU

Eduardo Camavinga menjadi sorotan bursa transfer setelah dikaitkan dengan Liverpool dan Manchester United, ternyata lebih memilih tetap bertahan di Read Madrid.
Lokasi Terbaru SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Jumat 2 Januari 2026

Lokasi Terbaru SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Jumat 2 Januari 2026

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (2/1/2026).
Lokasi Terkini SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Jumat 2 Januari 2026

Lokasi Terkini SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Jumat 2 Januari 2026

Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (2/1/2026).
Wisatawan Puncak Harap Catat, Ini Prediksi Puncak Arus Balik Momen Nataru

Wisatawan Puncak Harap Catat, Ini Prediksi Puncak Arus Balik Momen Nataru

Kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi sasaran masyarakat dalam menghabiskna Waktu berlibur saat momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Pasukan Oranye Jakarta Gercep Bersihkan Sampah Bekas Malam Tahun Baru Sebelum Jam 5 Pagi

Pasukan Oranye Jakarta Gercep Bersihkan Sampah Bekas Malam Tahun Baru Sebelum Jam 5 Pagi

Pasukan oranye Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung turun ke sejumlah titik usai perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kawasan ibu kota.
Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Marcus Hojlund dipinjamkan Manchester United ke Napoli. Namun performa memikat membuat Il Partenopei tertarik untuk mendatangkannya secara kepemilikan penuh.

Trending

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Marcus Hojlund dipinjamkan Manchester United ke Napoli. Namun performa memikat membuat Il Partenopei tertarik untuk mendatangkannya secara kepemilikan penuh.
Liverpool vs Leeds United, Cody Gakpo Berpeluang Samai Rekor Legenda The Reds

Liverpool vs Leeds United, Cody Gakpo Berpeluang Samai Rekor Legenda The Reds

Cody Gakpo berpeluang mencetak sejarah bersama Liverpool saat menghadapi Leeds United di Anfield dengan peluang menyamai rekor legenda klub, Ian Rush. (2/1).
Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal

Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal

Di banyak negara maju, usaha mikro dan petani kecil justru diposisikan sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Jepang, misalnya, lewat
Kasus Kematian Siswa SMPN 19 Kota Tangsel Nyaris Tak Terungkap, Ini Fakta Terbaru yang Disampaikan Polisi

Kasus Kematian Siswa SMPN 19 Kota Tangsel Nyaris Tak Terungkap, Ini Fakta Terbaru yang Disampaikan Polisi

Seorang siswa SMPN 19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial MH (13) dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (16/11/2025) usai diduga menjadi korban aksi bullying oleh teman sekelasnya.
Akhirnya! Purbaya Beri Kabar Terbaru Soal Kenaikan Gaji PNS 2026

Akhirnya! Purbaya Beri Kabar Terbaru Soal Kenaikan Gaji PNS 2026

Persoalan kenaikan gaji ASN sendiri menjadi salah satu pokok bahasan dalam pertemuannya dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)
3 Pemain Timnas Indonesia yang Terancam Tersingkir di Era John Herdman

3 Pemain Timnas Indonesia yang Terancam Tersingkir di Era John Herdman

Simak 3 pemain Timnas Indonesia yang berpotensi tersingkir di era John Herdman akibat tuntutan fisik, menit bermain, dan persaingan ketat.
Sindiran Menohok Media Vietnam, Sebut 2025 sebagai Tahun Terburuk Timnas Indonesia: Memalukan

Sindiran Menohok Media Vietnam, Sebut 2025 sebagai Tahun Terburuk Timnas Indonesia: Memalukan

Media Vietnam melontarkan sindiran pedas terhadap Timnas Indonesia sampai sebut tahun 2025 disebut sebagai periode terburuk Skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT