Jakarta, tvOnenews.com - Tiga (3) bank BUMN bersiap mengeksekusi buyback saham. Buyback saham maksudnya, pembelian kembali saham yang beredar.
Ketiga bank tersebut yakni BRI, BNI dan Mandri. Masing masing bank tercatat dalam bursa saham dengan emiten BBRI, BBNI dan BMRI.
Untuk BBNI, menyiapkan dana sebesar Rp905 miliar. Sedangkan BMRI menyiapkan Rp1,7 triliun.
Masih dari sumber yang sama, ketiga bank BUMN itu membenarkan rencana buyback saham.
Informasi buyback saham dikonfirmasi oleh masing-mmasing pihak dari bank.
"Jumlah nilai seluruh buyback diperkirakan sebesar-besarnya Rp3 triliun," ucap Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi.
"Jumlah seluruh buyback oleh perseroan diperkirakan sebesar-besarnya Rp 905 miliar," terang Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo Budiprabowo.
Sedangkan, rencana buyback saham BMRI akan dimintakan persetujuan pada RUPS yang diselenggarakan 25 Maret 2025 mendatang.
Mengenai tujuan, ketiga bank menjelaskan alasan yang hampir sama, yakni untuk mendukung kegiatan usaha.
Mengaitkan dengan harga saham masing-masing bank, beberapa hari kebelakang harga saham BBRI, BBNI dan BMRI terbilang tidak baik.
Harga saham mereka berada di zona merah, alias mengalami penurunan.
Per tanggal 14 Februari, harga saham BBRI adalah sebesar Rp3.860 per lembar saham, turun 7,21 persen dari sebulan terakhir.
Untuk saham BBNI, ada di level Rp4.370 per lembar saham, turun 2,89 persen dari sebulan terakhir.
Lalu untuk BMRI, ada di level Rp5.125 per lembar saham, turun 12,77persen dari sebulan terakhir. (vsf)
Load more