News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mentan Dukung Pengusaha Vietnam Investasi di Peternakan Sapi Indonesia

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah Indonesia mendukung investasi peternakan sapi dari pengusaha Vietnam guna meningkatkan produksi susu sapi dalam negeri.
Jumat, 14 Februari 2025 - 12:36 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.
Sumber :
  • Dok. Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah Indonesia mendukung investasi peternakan sapi dari pengusaha Vietnam guna meningkatkan produksi susu sapi dalam negeri.

"Pemerintah saat ini terus mendorong masuknya investasi luar negeri untuk peternakan sapi," ujar Mentan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mentan menerima kunjungan Madam Thai Huong, Chairman TH Group Vietnam, untuk menjajaki peluang investasi di industri susu Indonesia. 

Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (13/2/2025) ini menjadi langkah awal bagi kerja sama strategis antara TH Group Vietnam dan Indonesia.

Indonesia saat ini masih menghadapi defisit susu dan daging sapi yang cukup besar:

  • Produksi susu segar dalam negeri hanya memenuhi 20% dari kebutuhan nasional, dengan defisit mencapai 4,9 juta ton.

  • Program makan bergizi gratis dari pemerintah baru menambah kebutuhan 3,6 juta ton susu segar.

  • Total kekurangan susu segar meningkat menjadi 8,5 juta ton, sementara kekurangan daging sapi mencapai 0,88 juta ton.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, pemerintah siap memberikan berbagai insentif bagi investor asing, antara lain: 

  • Pembebasan bea impor untuk ternak dan peralatan industri susu

  • Skema pendanaan dengan bunga kompetitif

  • Asuransi usaha peternakan

Sebagai fasilitasi, Kementerian Pertanian telah menyiapkan tiga lokasi strategis untuk investasi peternakan susu skala besar:

  1. Wajo-Sidrap, Sulawesi Selatan

  2. Barito Utara-Barito Selatan, Kalimantan Tengah

  3. Poso (Lembah Napu), Sulawesi Tengah

Selain penyediaan lahan, pemerintah juga memastikan infrastruktur pendukung seperti:

  • Akses jalan yang lebih baik

  • Pasokan listrik stabil

  • Air bersih

  • Layanan kesehatan dan pendidikan bagi pekerja

"Keberhasilan investasi industri susu tidak hanya bergantung pada lahan, tetapi juga infrastruktur yang memadai," jelas Mentan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah menargetkan 200 ribu ekor sapi perah dan 200 ribu ekor sapi pedaging untuk didatangkan tahun ini.

Mentan berharap bahwa kerja sama antara Indonesia dan TH Group Vietnam dapat segera terealisasi guna meningkatkan produksi susu dalam negeri serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT