News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Sebut Program Tiga Juta Rumah Harus Juga Menyediakan Hunian bagi Warga Pedesaan dan Pesisir

Staf Ahli bidang  Sosial, Ekonomi dan Budaya Menteri Perumahan dan Permukiman Indonesia Dr Tasdiyanto menyebut program tersebut realistis dan telah dihitung secara matang. Namun, Pengamat Perkotaan SKSG UI sebut pemerintah harus tak hanya libatkan pihak swasta saja.
Kamis, 13 Februari 2025 - 16:33 WIB
Pengamat Perkotaan dan Pengajar di Prodi Kajian Pengambangan Perkotaan SKSG Universitas Indonesia, Lin Yola, Ph.D
Sumber :
  • Bajo Winarno

Depok, tvOnenews.com-Program tiga juta rumah yang jadi prioritas pemerintah Prabowo-Gibran bukan sebuah janji politik tanpa perhitungan. Staf Ahli bidang  Sosial, Ekonomi dan Budaya Menteri Perumahan dan Permukiman Indonesia Dr Tasdiyanto menyebut program tersebut realistis dan telah dihitung secara matang. "Itu bagian program prioritas pangan dan papan Kabinet Merah Putih," ujar Dr Tasdiyanto dalam diskusi Semangat Gotong Royong: Solusi Rumah untuk Rakyat yang digelar di Gedung Balai Sidang, Universitas Indonesia di Depok, Jawa Barat.

Tasdiyanto menyebut program tiga juta rumah akan disebar banyak wilayah. Ada sejuta rumah bagi warga kota, sejuta rumah bagi warga desa dan sejuta rumah bagi warga pesisir. "Untuk pembangunan di perkotaan akan melibatkan developer besar dan pembangunan di pedesaan untuk developer baru," ujar Tasdiyanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hanya, ujar Tasdiyanto, tiga juta rumah juga termasuk renovasi perumahan yang tidak layak dan relokasi rumah penduduk yang terkena bencana.

Saat ini secara gradual dan bertahap pemerintah sudah mewujudkan program utama yang masuk dalam Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran. Sudah ada komitmen membantu 1 juta rumah dari pemerintah Qatar. Ada juga pemerintah Uni Emirat Arab yang disebut juga akan berkontribusi dalam program tersebut.
Bahkan Kementerian Perumahan dan Permukiman sudah memikirkan desain rumah yang akan dibangun. "Harus mencerminkan budaya lokal," ujar Tasdiyanto.

Pengamat Perkotaan yang juga pengajar prodi Kajian Pengembangan Perkotaan Sekolah Stratejik dan Global Universitas Indonesia Lin Yola Ph.D memuji program 3 juta rumah yang jadi prioritas pemerintah Prabowo-Gibran.
Menurut Lin, setelah pemerintah membenahi sektor transportasi memang sudas saatnya memprioritaskan pembangunan perumahan dan permukiman.

Namun, bagi Lin, hal yang paling penting dari program tersebut harus terbuka dan inklusif bagi rakyat banyak.
Perkampungan penduduk di wilayah pesisir misalnya layak untuk diutamakan. Corak permukiman beragam dan belum layak untuk disebut hunian sehat.

"Saya pernah riset di kawasan pesisir selama tiga bulan dan menyerah karena pemenuhan air bersih bagi mandi dan kebutuhan rumah tangga sangat sulit," ujar Dr Lin Yola, arsitek yang juga pakar tata kota dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT