News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Menguat ke Rp16.341 per Dolar AS, Namun Masih Rentan Melemah

Meskipun rupiah menguat pada hari ini, pengamat pasar uang menyebutkan bahwa nilainya masih berpotensi melemah karena banyak hal.
Jumat, 7 Februari 2025 - 10:54 WIB
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan 7 poin atau 0,04 persen, menjadi Rp16.334 per dolar AS pada pembukaan perdagangan hari Jumat, dari sebelumnya Rp16.341 per dolar AS.

Namun, menurut pengamat pasar uang, Ariston Tjendra, rupiah masih berpotensi melemah karena berbagai faktor eksternal yang memengaruhi pasar keuangan global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ariston menjelaskan bahwa kebijakan tarif perdagangan Presiden AS Donald Trump dapat memicu kenaikan inflasi di AS, yang berpotensi membuat The Federal Reserve (The Fed) membatasi pemangkasan suku bunga acuan.

"Kebijakan kenaikan tarif Trump dikhawatirkan akan meningkatkan inflasi di AS, sehingga The Fed akan lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga acuannya," ujarnya kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Beberapa kebijakan kontroversial Trump yang dapat berdampak pada ketidakstabilan pasar global antara lain:

  • Penundaan tarif perdagangan terhadap Kanada dan Meksiko selama 30 hari, namun kebijakan tetap akan diberlakukan setelahnya.

  • Pemberlakuan tarif terhadap Uni Eropa (EU) karena dianggap merugikan AS dalam perdagangan.

  • Pengenaan bea masuk 10 persen untuk semua barang dari Tiongkok.

  • Rencana mengambil alih Jalur Gaza dan Terusan Panama serta penutupan United States Agency for International Development (USAID), yang berpotensi memicu konflik ekonomi antara AS dan negara lain.

Ariston menambahkan bahwa ketidakpastian global akibat kebijakan Trump dapat mendorong pelaku pasar beralih ke aset safe haven seperti dolar AS dan emas, sehingga melemahkan nilai tukar rupiah.

Untuk perdagangan hari ini, Ariston memperkirakan rupiah berpotensi melemah ke Rp16.400 per dolar AS, dengan support di kisaran Rp16.280 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan dinamika pasar global yang masih fluktuatif, investor diharapkan tetap waspada terhadap perkembangan kebijakan ekonomi AS yang dapat berdampak pada nilai tukar rupiah. (ant/nsp)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 

Trending

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT