News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benarkah Uni Emirat Arab Akan Berinvestasi di IKN?

Beberapa fakta penting soal Uni Emirat Arab (UEA) yang kabarnya akan memberikan investasi di IKN
Kamis, 30 Januari 2025 - 22:17 WIB
Masdar Terus Ekspansi Energi Terbarukan di Indonesia, Jakarta Jadi Pusat Regional untuk Asia Tenggara
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Indonesia sebelumnya mengumumkan bahwa Uni Emirat Arab (UEA) berencana menanamkan investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. 

Namun, Menteri Energi dan Infrastruktur Persatuan Emirat Arab (PEA), Suhail Mohamed Al Mazrouei, dalam acara The 3rd UAE-Indonesia Roundtable Discussion di Raffles Hotel Jakarta, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu proyek-proyek spesifik sebelum mengambil keputusan untuk berinvestasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suhail menambahkan bahwa meskipun pemerintah Indonesia menawarkan banyak proyek, UEA lebih tertarik untuk membangun kemitraan strategis yang bernilai jangka panjang, bukan sekadar investasi biasa. 

Ia mencontohkan investasi UEA di PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), yang tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan tetapi juga meningkatkan keuntungan bagi para pemegang saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sebelumnya, Basuki Hadimuljono, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengungkapkan bahwa Masdar—perusahaan energi asal Abu Dhabi, UEA—berminat untuk berinvestasi dalam proyek energi hijau di IKN. 

Masdar berencana mengembangkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di ibu kota baru.

Masdar menargetkan pengembangan proyek pembangkit listrik energi terbarukan berkapasitas 200 MW di IKN, sebagai bagian dari komitmennya dalam membangun energi hijau sebesar 2 GW di Indonesia.

Dengan demikian, meskipun minat investasi UEA di IKN cukup jelas, keputusan final masih menunggu detail proyek yang lebih spesifik serta kesepakatan lebih lanjut antara kedua pihak.

Fatima Al Suwaidi, Head of Business Development Asia-Pacific Masdar, dalam wawancara dengan ANTARA saat menghadiri Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) 2025 di Abu Dhabi, UEA, mengungkapkan bahwa pengembangan energi bersih berkapasitas 200 megawatt di IKN berpotensi mencapai kemajuan signifikan pada akhir 2025.

“Kami berharap pada akhir 2025, struktur rencana pengembangan 200 megawatt di IKN sudah menemui titik terang,” ujar Fatima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menjelaskan bahwa dalam diskusi antara Masdar dan Basuki Hadimuljono, Masdar tidak hanya diminta untuk mengembangkan proyek 200 megawatt, tetapi juga berkontribusi dalam perencanaan energi terbarukan untuk seluruh wilayah IKN.

Namun, Fatima mengakui bahwa diskusi mengenai proyek ini mengalami penundaan akibat pergantian pemerintahan di Indonesia.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT