News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masyarakat Harus Waspada: Harga MinyaKita dan Komoditas Pangan Lainnya Naik!

Harga minyak goreng kemasan sederhana MinyaKita terus alami kenaikan dan rata-rata harga nasional MinyaKita mencapai Rp 17.649 per liter
Selasa, 28 Januari 2025 - 12:03 WIB
Harga MinyaKita naik
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Harga minyak goreng kemasan sederhana merek MinyaKita terus mengalami kenaikan. Saat ini, rata-rata harga nasional MinyaKita mencapai Rp 17.649 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp 15.700 per liter. 

Tren kenaikan ini telah berlangsung sejak akhir 2024 dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut data Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional yang dirilis Senin lalu, harga MinyaKita saat ini 12,41% lebih tinggi dari HET, menjadikannya salah satu komoditas berstatus waspada. 

Dibandingkan dengan sehari sebelumnya, harga MinyaKita naik sebesar 0,26% dari Rp 17.604 per liter. Sementara itu, jika dibandingkan dengan minggu lalu, kenaikannya mencapai 0,52%, dari Rp 17.558 per liter.

  • Harga tertinggi MinyaKita tercatat di Nusa Tenggara Timur sebesar Rp 19.250 per liter.

  • Harga terendah berada di Jawa Tengah, yaitu Rp 16.934 per liter.

Selain MinyaKita, beberapa komoditas pangan lainnya juga mengalami kenaikan harga yang signifikan:

  1. Minyak Goreng Curah: 15,33% di atas HET

  2. MinyaKita: 12,41% di atas HET

  3. Gula Konsumsi Indonesia Timur: 11,11% di atas Harga Acuan Penjualan (HAP)

  4. Bawang Putih Bonggol Nasional: 10,46% di atas HAP

  5. Beras Premium: 4,62% di atas HET

  6. Beras Premium Zona 1: 1,93% di atas HET

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa kenaikan harga MinyaKita disebabkan oleh praktik distributor dan pelaku usaha yang menaikkan harga, meskipun pasokan barang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Dari temuan di lapangan, barang sebenarnya tersedia. Namun, ada pihak yang menaikkan harga," jelas Budi di Tangerang, Banten, Jumat (24/1/2025).
 

Menurutnya, wilayah seperti Banten, Aceh, Kalimantan Barat, dan Papua masih mencatat harga MinyaKita yang tinggi. Sementara itu, di Pulau Jawa dan Sumatera, harga sudah lebih stabil dan sesuai HET.

Sebagai respons, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) telah memberikan sanksi administratif kepada 41 distributor yang menjual MinyaKita di atas HET.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal PKTN, Rusmin Amin, saat memantau harga MinyaKita di Bandung, Jawa Barat, menemukan harga di tingkat konsumen mencapai Rp 16.000 per liter, yang melampaui HET. 

Ia menjelaskan bahwa kenaikan ini dipicu oleh rantai distribusi yang panjang serta pelanggaran oleh pengecer. (nsp)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT