News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tips Jusuf Hamka! Bos Jalan Tol Bilang Begini soal Lebih Baik Ngontrak, Nabung, atau Nyicil agar Anak Muda Bisa Punya Rumah?

Jusuf Hamka memberikan tips untuk anak muda yang sering bimbang dengan pilihan antara mengontrak, menabung untuk membeli rumah, atau langsung mencicil rumah.
Jumat, 17 Januari 2025 - 03:07 WIB
Pengusaha Jusuf Hamka alias Babah Alun berbagi tips untuk memiliki rumah.
Sumber :
  • Instagram Jusuf Hamka/Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tokoh Tionghoa sekaligus "bos jalan tol" Jusuf Hamka, memberikan tips menarik untuk anak muda bisa memiliki rumah.

Pasalnya, Generasi Milenial dan Generasi Z (Gen Z) disebut-sebut mengalami kesulitan membeli rumah karena adanya kesenjangan daya beli akibat pendapatan yang pas-pasan dan harga hunian yang kian mahal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anak muda seringkali dibuat bimbang dengan pilihan antara mengontrak, menabung untuk membeli rumah, atau langsung mencicil rumah.

Menjawab persoalan tersebut, Jusuf Hamka menegaskan bahwa mencicil rumah adalah pilihan paling bijak dan efektif.

Dibandingkan ngontrak dan menabung untuk membeli rumah, pengusaha yang juga anggota Partai Golkar tersebut menyarankan untuk lebih baik nyicil rumah segera.

"Cicil rumah lah dari sekarang, itu kan juga merupakan tabungan. Daripada nabung terus nanti duitnya kepakai, bilang nabung dulu terus duitnya kumpulin buat beli rumah, kan mendingan cicilan, cicilan kan juga sama nabung," kata Jusuf Hamka dalam video short yang dibagikan YouTube Investasi Rumah, dikutip Jumat (17/1/2025).

Menurut konglomerat yang akrab disapa Babah Alun tersebut, menunda membeli rumah justru akan semakin memberatkan.

Pasalnya, harga rumah dan bahan bangunan akan terus mengalami kenaikan seiring dengan inflasi. Selain itu, biaya pembangunan juga akan semakin mahal.

"Kalau nunggu tahun depan gitu beli rumahnya, itu kan rumah harganya pasti naik karena tingkat inflasi semen pasti naik, batu bata naik, semua tukang naik, semua pekerja-pekerja naik. Jadi mendingan cepat-cepat aja beli rumah dulu," imbuhnya.

Jusuf Hamka juga memberikan saran terkait alokasi pendapatan untuk memulai mencicil rumah.

Ia menyarankan agar setengah dari pendapatan digunakan untuk kebutuhan hidup, sementara setengah sisanya dapat dialokasikan untuk cicilan rumah.

"Kalau memang sudah ada duit nih, ada gaji nih, gaji dipakai buat biaya hidup misalnya 50%, 50%-nya langsung cicilan rumah aja. Pasti jauh lebih efektif, karena kalau ditabungin misalnya, nabungnya aja banknya colaps, duitnya hilang dimakan setan," tambahnya.

Babah Alun menilai bahwa rumah adalah bentuk investasi yang pasti, yang pelan-pelan bisa ditingkatkan kualitasnya.

Oleh sebab itulah, pengusaha berusia 67 tahun tersebut menilai bahwa mencicil adalah pilihan terbaik ketimbang harus ngontrak atau mengumpulkan uang untuk membeli rumah di kemudian hari.

"Kalau dibelikan rumah, rumahnya sudah pasti ada ya kan. Pelan-pelan rumah itu kita beli rumahnya dulu, terus dandaninnya pelan-pelan. Boleh tuh beli perabotnya sedikit-sedikit," ujarnya.

Berbicara soal pengalaman pribadinya, Jusuf Hamka mengungkapkan bahwa dirinya juga memulai hidup dengan sederhana saat pertama kali memiliki rumah.

Pemilik PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) ingin menegaskan, pentingnya keberanian untuk generasi muda dalam memulai langkah besar dengan mencicil rumah, meski harus dilakukan secara bertahap.

Sebab, memiliki rumah di usia muda adalah keputusan finansial yang bijak untuk masa depan.

"Saya dulu waktu beli rumah pertama kali tidurnya di kasur gulung saya, ya kan. Baru pelan-pelan ber ranjang, ya kan. Gitu aja hidupnya simpel-simpel aja," pungkas murid Buya Hamka yang hobi membangun masjid tersebut. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT