News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemutihan Utang UMKM Dimulai, Nominalnya Capai Rp2,5 T

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menjelaskan bahwa saat ini penghapusan tagih utang UMKM saat ini sudah dijalankan oleh Himbara.
Kamis, 16 Januari 2025 - 10:28 WIB
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman melantik pejabat tinggi Kementerian UMKM, di Pasar Tanah Abang, Jakarta pada Rabu (15/1/2025)
Sumber :
  • ANTARA

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman menjelaskan bahwa saat ini penghapusan tagih UMKM sedang berlangsung oleh Himbara. Nominal yang sudah dihapuskan adalah sebesar Rp2,5 miliar dari 67 ribu UMKM. 

Tidak hanya itu, nilai utang UMKM yang berjumlah Rp2,5 miliar ini, bervariasi dari masing-masing usaha. Namun, rata-rata nilainya berkisar diantara Rp10 juta hingga Rp50 juta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Maman menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan penghapusan utang bagi total 1 juta UMKM. Angka ini didasarkan pada data UMKM yang tercatat dalam daftar hapus buku Himbara.

"Saat ini sedang dilakukan peninjauan terhadap UMKM yang layak mendapatkan penghapusan utang. Berdasarkan data yang ada, sekitar satu juta UMKM telah masuk dalam daftar hapus buku, yang nantinya akan dipindahkan ke daftar hapus tagih agar mereka dapat memulai kembali secara bersih. Proses ini membutuhkan tinjauan dan restrukturisasi sesuai mekanisme yang ada," tegas Maman Abdurrahman saat ditemui di Tanah Abang baru-baru ini. 

Program penghapusan utang UMKM ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Kredit Piutang Macet bagi UMKM di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, kelautan, serta sektor UMKM lainnya. Melalui regulasi ini, kredit macet yang dimiliki pelaku UMKM, khususnya yang menjadi nasabah bank BUMN, akan dihapuskan.

Di sisi lain, Maman juga sempat menyebut bahwa program penghapusan UMKM ini direncanakan akan diresmikan secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada minggu kedua Januari 2025.

"Dalam pembahasan dengan Presiden, penghapusan utang ini dijadwalkan berlangsung pada minggu kedua bulan Januari," ujar Maman di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (3/1/2025).

Menurutnya, utang senilai Rp 2,5 triliun dari 67 ribu UMKM sudah mulai dihapus, sementara target untuk 1 juta UMKM mencakup total utang sekitar Rp 14 triliun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebanyak 67 ribu UMKM memiliki utang sekitar Rp 2,5 triliun, sedangkan untuk target 1 juta UMKM, jumlah totalnya mencapai lebih dari Rp 14 triliun," tutupnya. (nsp)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT