News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Pangan Turun, Tapi Harga Cabai Rawit Merah Masih Mahal!

Bapanas melaporkan bahwa secara umum harga bahan pangan mengalami penurunan pada hari Kamis (9/1/2024) meskipun beberapa diantaranya tercatat cukup mahal.
Kamis, 9 Januari 2025 - 10:51 WIB
Cabai Rawit di pasar tradisional
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan bahwa secara umum harga bahan pangan mengalami penurunan pada Kamis pagi, meskipun harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp71.700 per kilogram (kg).

Berdasarkan data Panel Harga Bapanas yang dirilis di Jakarta pukul 09.06 WIB, harga bahan pangan pada beberapa komoditas di tingkat pedagang eceran nasional mengalami perubahan, di antaranya:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Beras premium turun 0,32% atau Rp50 menjadi Rp15.460 per kg.

  • Beras medium turun 1,62% atau Rp220 menjadi Rp13.380 per kg.

  • Beras SPHP Bulog naik 0,32% atau Rp40 menjadi Rp12.530 per kg.

Komoditas lainnya juga mengalami perubahan harga:

  • Bawang merah turun 5,27% atau Rp2.150 menjadi Rp38.670 per kg.

  • Bawang putih bonggol turun 3,02% atau Rp1.300 menjadi Rp41.690 per kg.

  • Cabai merah keriting turun 6,77% atau Rp3.500 menjadi Rp48.170 per kg.

  • Cabai rawit merah turun 2,59% atau Rp1.910 menjadi Rp71.700 per kg.

Daging dan produk hewani:

  • Daging sapi murni turun 0,73% atau Rp990 menjadi Rp134.630 per kg.

  • Daging ayam ras turun 0,79% atau Rp300 menjadi Rp37.590 per kg.

  • Telur ayam ras naik 2,48% atau Rp760 menjadi Rp31.390 per kg.

Harga komoditas lainnya:

  • Kedelai biji kering (impor) naik 1,36% atau Rp140 menjadi Rp10.470 per kg.

  • Gula konsumsi turun 0,11% atau Rp20 menjadi Rp18.030 per kg.

  • Minyak goreng kemasan sederhana turun 0,05% atau Rp10 menjadi Rp18.330 per kg.

  • Minyak goreng curah turun 4,47% atau Rp780 menjadi Rp16.670 per kg.

  • Tepung terigu curah turun 2,52% atau Rp250 menjadi Rp9.660 per kg.

  • Tepung terigu non-curah turun 3,56% atau Rp460 menjadi Rp12.460 per kg.

Komoditas peternakan dan perikanan:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Jagung di tingkat peternak naik 4,65% atau Rp290 menjadi Rp6.530 per kg.

  • Garam halus beryodium turun 2,46% atau Rp280 menjadi Rp11.100 per kg.

  • Ikan kembung naik 3,01% atau Rp1.160 menjadi Rp39.760 per kg.

  • Ikan tongkol naik 3,14% atau Rp1.010 menjadi Rp33.220 per kg.

  • Ikan bandeng turun 4,04% atau Rp1.350 menjadi Rp32.080 per kg.

Secara keseluruhan, meski banyak harga pangan menurun, beberapa komoditas strategis seperti cabai rawit merah dan kedelai impor menunjukkan kenaikan harga, mencerminkan dinamika pasar yang dipengaruhi berbagai faktor. (ant/nsp)

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT