GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dihapus Tahun 2025, Simak Jadwal dan Syarat Lengkap Honorer untuk Ikut Seleksi PPPK 2024 Tahap 2: Ada Peringatan Soal Deadline

Penataan pegawai pemerintah tanpa honorer ditarget selesai pada akhir tahun 2024.
Minggu, 29 Desember 2024 - 23:58 WIB
Ilustrasi PNS
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah resmi menghapus tenaga honorer di semua instansi kepemerintahan pada 2025.

Penataan pegawai pemerintah tanpa honorer ditarget selesai pada akhir tahun 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya melalui seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK 2024 tahap 2.

Seleksi PPPK 2024 tahap 2 adalah sarana terakhir yang bisa digunakan honorer untuk menjadi PPPK.

tvonenews

Diketahui, proses pendaftaran seleksi PPPK 2024 tahap 2 akan berakhir pada 31 Desember 2024.

Jadwal lengkap seleksi PPPK 2024 tahap 2 tertuang dalam Surat Plt Kepala BKN Nomor 6610/B-KS.04.01/SD/K/2024.

Jadwal Seleksi PPPK 2024 Tahap 2

17 November-31 Desember 2024: Pendaftaran seleksi

16 Desember 2024-3 Februari 2025: Seleksi administrasi

4-18 Februari 2025: Pengumuman hasil seleksi administrasi

19-21 Februari 2025: Masa sanggah

20-27 Februari 2025: Jawab sanggah

22-28 Februari 2025: Pengumuman pasca masa sanggah

1-7 Maret 2025: Penarikan data final

24 Maret-8 April 2025: Penjadwalan seleksi kompetensi

9-16 April 2025: Pengumuman daftar peserta, waktu, dan tempat seleksi kompetensi

17 April-16 Mei 2025: Pelaksanaan seleksi kompetensi

22 April-21 Mei 2025: Pengolahan nilai seleksi kompetensi

22-31 Mei 2025: Pengumuman hasil kelulusan

25 April-17 Mei 2025: Pelaksanaan seleksi kompetensi teknis tambahan

30 April-22 Mei 2025: Integrasi nilai seleksi kompetensi dan nilai seleksi kompetensi teknis tambahan

22-31 Mei 2025: Pengumuman hasil kelulusan

1-30 Juni 2025: Pengisian DRH NI PPPK

1-31 Juli 2025: Usul penetapan NI PPPK .

Sedangkan syarat terbaru untuk honorer bisa ikut seleksi PPPK diatur dalam Keputusan Menteri PAN RB nomor 634 tahun 2024 tentang kriteria pelamar pada seleksi PPPK bagi tenaga non ASN (honorer) yang terdaftar dalam pangkalan data BKN.

Syarat pertama, yakni honorer harus terdata dalam pangkalan data (database) honorer BKN yang 1) tidak memenuhi syarat (TMS) pada seleksi administrasi PPPK tahap 1, 2) TMS pada seleksi administrasi CPNS, 3) belum melamar pada seleksi ASN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua, pelamar PPPK tahap 2 yang TMS pada seleksi administrasi PPPK tahap 1 dan CPNS, atau belum melamar pada seleksi ASN, hanya dapat melamar pada instansi pemerintah tempat bekerja saat mendaftar.

Ketiga, hanya bisa melamar pada jabatan pengelola umum operasional, operator layanan operasional, pengelola layanan operasional dan penata layanan operasional. (vsf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT