News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Lagi Limbah B3, Abu Sisa Pembakaran Batubara Bisa Dimanfaatkan untuk Membangun Rumah

FABA yang merupakan sisa hasil pembakaran batubara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) tersebut diolah menjadi produk-produk yang bermanfaat, dan dapat mendukung pembangunan dan sesuatu yang bernilai ekonomi
Sabtu, 5 Februari 2022 - 13:38 WIB
Pembuatan batu bata dan paving block di Workshop Pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash PLTU Paiton
Sumber :
  • tvone

Probolinggo, Jawa Timur - Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan pada tanggal 2 Februari 2021, yang menetapkan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) bukan lagi merupakan limbah Bahan Berbahaya dan beracun (B3), membuat PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) bergerak cepat memanfaatkan FABA. FABA yang merupakan sisa hasil pembakaran batubara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) tersebut diolah menjadi produk-produk yang bermanfaat, dan dapat mendukung pembangunan dan sesuatu yang bernilai ekonomi.

Salah satu contohnya ialah merubah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) menjadi bahan baku bangunan seperti batu bata interlock, dan paving, yang dicontohkan dalam Prototype Rumah FABA Lestari di Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Supervisor Lingkungan PJB UBJOM PLTU Paiton, Abdul Aziz mengatakan untuk membangun rumah seluas 100 meter persegi Type 40 ini dibutuhkan FABA sekitar 40 ton.

"Jadi ini kita pakai 60 persen FABA, untuk total buat urukan, buat pondasi, beton slove, paving, dan bata interlock, itu sekitar 40 ton untuk satu rumah ini. 40 ton FABA kita serap," kata Abdul Aziz.

Pembangunan rumah dari FABA ini diyakini juga menghemat biaya dan waktu sekitar 30 persen. Selain menghemat biaya material juga menghemat biaya tenaga kerja karena durasi pengerjaan lebih cepat.

"Menghemat jelas ya, ini kan 60 persen menggantikan semen. Semen tergantikan dengan fly Ash, pasir tergantikan dengan bottom Ash. Dari segi waktu bata interlock ini cepet, pemasangan bata interlock lebih cepat dari bata konvensional," terang Abdul Aziz.

Dalam satu hari PJB UBJOM PLTU Paiton menghasilkan 300-400 ton FABA, dengan jumlah tersebut diperkirakan bisa menyuplai bahan material untuk 10 unit rumah per hari apabila nanti dikomersilkan.

"Kalau 400 ton ya, ini kan satu rumah butuh 40 ton. Berarti 10 rumah," imbuh Supervisor Lingkungan PJB PLTU Paiton tersebut.

Menurut General Manager PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB) Agus Prasetyo Utomo, Jumlah abu hasil pembakaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton sangat melimpah. Setiap tahun produksi fly ash dan bottom ash (FABA) menembus 110 ribu ton atau rata-rata 350 ton per hari.

"Saat ini kondisinya sangat melimpah. Jadi ini harapannya dengan adanya Rumah FABA Lestari bisa mendorong masyarakat memanfaatkan FABA," kata Agus.

Agus Prasetyo Utomo juga menambahkan, jika dengan adanya Prototype Rumah FABA lestari diharapakan bisa mengedukasi masyarakat, bahwa abu hasil pembakaran batubara PLTU tersebut benar-benar aman digunakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"PP No 22 Tahun 2021 ini sudah mengeluarkan fly ash dan bottom ash dari daftar B3 dan ini menjadi peluang bagi kita semua untuk memanfaatkan fly ash ini menjadi bermanfaat untuk khalayak luas," terang Agus Prasetyo.

Terlebih selama ini FABA dikirim ke pabrik semen sebagai campuran dan ready mix used,  sedangkan pemanfaatan internal, untuk pembuatan batako dan program CSR saja. Setiap harinya PJB UBJOM PLTU PAITON baru mampu memproduksi batu bata 400 biji saja. (hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT