News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Subsidi Motor Listrik Rp7 Juta Telah Habis, Produsen Minta Pemerintah Umumkan ke Publik: Apa Alternatif Bagi Masyarakat?

Produsen motor listrik Yifang Group mendesak pemerintah untuk segera menyampaikan bahwa subsidi pembelian motor listrik sebesar Rp7 juta per unit telah habis.
Rabu, 23 Oktober 2024 - 22:44 WIB
Ilustrasi industri motor listrik.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnkenews.com - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto diminta untuk segera mengumumkan kelanjutan subsidi motor listrik yang telah habis per Oktober 2024.

Produsen motor listrik Yifang Group mendesak pemerintah untuk segera menyampaikan bahwa subsidi pembelian motor listrik sebesar Rp7 juta per unit telah habis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini dianggap penting untuk menghindari kebingungan di masyarakat terkait program subsidi yang sudah tidak berlaku lagi.

Menurut Yifang Group, pengumuman ini harus dilakukan agar masyarakat dapat mengambil keputusan yang lebih bijak, seperti membeli motor listrik tanpa menunggu subsidi yang sebenarnya sudah tidak tersedia lagi.

"Kami berharap pemerintah yang baru, di bawah pimpinan Pak Prabowo, bisa mengumumkan secara luas bahwa subsidi sebesar Rp7 juta sudah habis. Dengan begitu, masyarakat bisa mengambil langkah untuk membeli tanpa subsidi karena subsidinya sudah habis," kata CEO Yifang Group, Eddy Chan, Rabu (23/10/2024).

Perusahaan yang berlokasi di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, menjelaskan bahwa kuota subsidi motor listrik sudah habis berdasarkan informasi dari Sistem Informasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Roda Dua (Sisapira).

"Sayangnya, pemerintah tidak memberikan pengumuman resmi atau menyebarkan informasi ini secara luas," tambah Eddy.

Eddy juga menyoroti pentingnya subsidi bagi beberapa segmen masyarakat. Untuk motor listrik yang harganya cukup tinggi, subsidi sangat mempengaruhi minat beli, terutama di kalangan pengemudi ojek.

Namun, tanpa subsidi, minat masyarakat diperkirakan akan menurun drastis.

Di sisi lain, kalangan menengah atas tetap akan membeli motor listrik jika mereka menyukai produknya, terlepas dari ada atau tidaknya subsidi.

"Kalau mereka suka motornya, ya mereka pasti beli. Tidak peduli ada subsidi atau tidak," jelasnya.

Sebagai informasi, subsidi untuk motor listrik pada tahun ini ditetapkan sebanyak 60 ribu unit, dan kuota tersebut sudah habis sejak Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Awalnya, pemerintah menargetkan subsidi untuk 600 ribu unit, tetapi kemudian jumlah itu dikurangi menjadi 60 ribu unit," ungkap Eddy.

Menurut Yifang Group, banyak masyarakat yang belum tahu bahwa subsidi motor listrik sudah habis. Padahal, ini bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan penjualan motor listrik mandek.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT