News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Suahasil Nazara, Orang yang Dipilih Lagi Jadi Wamenkeu Karena Sukses Bantu Sri Mulyani Urus Uang Negara

Suahasil Nazara kembali mendampingi Sri Mulyani Indrawati pada Kabinet Merah Putih. Sebelumnya dia juga mendampingi Sri Mulyani di era Presiden Joko Widodo.
Senin, 21 Oktober 2024 - 17:23 WIB
Suahasil Nazara, Pembantu Sri Mulyani yang Urus Keuangan Negara yang Dipilih Lagi di Kabinet Merah Putih
Sumber :
  • antara

Jakarta, tvOnenews.com - Suahasil Nazara kembali mengemban tugas sebagai wakil menteri keuangan Republik Indonesia (RI) di Kabinet Merah Putih di bawah pimpinan Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka periode 2024-2029.

Suahasil Nazara sebelumnya menjabat posisi yang sama dalam Kabinet Indonesia Maju di bawah pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo dan Ma’ruf Amin periode 2019-2024. Ia mendampingi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada periode tersebut dan berlanjut di masa pemerintahan saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran resmi melantik Suahasil bersama wakil menteri lainnya di Istana Negara, Jakarta, pada Senin sore (21/10), setelah sehari sebelumnya Presiden Prabowo mengumumkan nama-nama menteri dan wakil menteri dalam susunan kabinetnya.

Bersama dua wakil menteri keuangan yakni Thomas Djiwandono dan Anggito Abimanyu, Suahasil yang lahir di Jakarta pada 23 November 1970 akan mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani yang kembali mengelola semua urusan keuangan negara di pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.

Sebagaimana diketahui, pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran akan meningkatkan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto (PDB) ke 23 persen dalam rangka mewujudkan fondasi Indonesia Emas 2045.


Dalam hal ini, Menteri Keuangan dan Wakil Menteri Keuangan akan terus berupaya mengoptimalkan penerimaan negara baik dari sisi bukan pajak maupun pajak. Penerimaan negara tersebut akan bermanfaat diantaranya untuk membiayai pembangunan berkelanjutan dan berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa.

Pekerjaan mereka akan memastikan Kementerian Keuangan menjalankan fungsinya seperti perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang penganggaran, penerimaan negara bukan pajak, pajak, kepabeanan dan cukai, perbendaharaan negara, kekayaan negara, perimbangan keuangan, dan pengelolaan pembiayaan dan risiko keuangan negara, serta perumusan, penetapan, dan pemberian rekomendasi kebijakan fiskal dan sektor keuangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak 6 Februari 2015, Suahasil menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal, dan pada 31 Oktober 2016 dilantik oleh Menteri Keuangan sebagai pejabat definitif Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI.

Dalam kariernya, ekonom dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) itu menjadi PNS sebagai dosen di FEB UI sejak 1999, dan pada 2009 mendapatkan gelar Guru Besar (Profesor) di bidang Ilmu Ekonomi.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT