News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cek 5 Bansos yang Cair di Bulan Oktober 2024, Rezeki yang Ditunggu Keluarga Penerima Manfaat Akhirnya Tiba: Ada Dana untuk Anak Sekolah

Bansos yang cair di bulan Oktober 2024 telah dinantikan keluarga penerima manfaat karena bisa meringankan beban ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Rabu, 16 Oktober 2024 - 04:46 WIB
Ilustrasi - Bansos BPNT Tahap 5 siap dicairkan bulan Oktober 2024.
Sumber :
  • Dok. Pemprov Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com - Pada bulan Oktober 2024, keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia akhirnya kembali menerima bantuan sosial (bansos) yang dicairkan pemerintah.

Ada beberapa jenis bantuan sosial yang akan diberikan pemerintah sesuai jadwal yang telah ditentukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bansos ini menjadi rezeki yang dinanti keluarga penerima manfaat karena bisa meringankan beban ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Bantuan sosial yang akan disalurkan antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), bantuan beras 10 kg, Program Indonesia Pintar (PIP), serta Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Setiap bantuan memiliki nominal berbeda, dan dimaksudkan untuk bisa membantu memenuhi kebutuhan dasar para penerima. Berikut adalah rincian dan jadwal penyaluran kelima bansos tersebut:

1. Bansos BPNT Tahap 5

Bansos BPNT atau Bantuan Pangan Non-Tunai memberikan bantuan Rp200.000 per bulan kepada KPM yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Penerima bantuan bisa menukarkan bantuan ini dengan bahan makanan di e-warung terdekat, seperti beras, telur, dan makanan bergizi lainnya.

Pada bansos BPNT tahap 5, pencairan dilakukan pada Oktober 2024 dan mencakup dua bulan sekaligus, yaitu September dan Oktober. Sehingga, KPM totalnya akan mendapatkan total Rp400.000.

2. Bansos PKH Tahap 4

PKH adalah program bantuan sosial yang diberikan berdasarkan kategori penerima manfaat.

Pemerintah berharap bantuan ini dapat mengurangi kemiskinan melalui dukungan di sektor pendidikan, kesehatan, gizi, dan kebutuhan lainnya. Berikut rincian bantuan yang diberikan:

- Anak usia 0-6 tahun: Rp750 ribu per tahap atau Rp3 juta per tahun.

- Pendidikan SD/sederajat: Rp225 ribu per tahap atau Rp900 ribu per tahun.

- Pendidikan SMP/sederajat: Rp375 ribu per tahap atau Rp1,5 juta per tahun.

- Pendidikan SMA/sederajat: Rp500 ribu per tahap atau Rp2 juta per tahun.

- Ibu hamil/melahirkan: Rp750 ribu per tahap atau Rp3 juta per tahun.

- Penyandang disabilitas berat: Rp600 ribu per tahap atau Rp2,4 juta per tahun.

- Lansia: Rp600 ribu per tahap atau Rp2,4 juta per tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Bansos Beras 10 Kg

Pemerintah juga melanjutkan Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg, yang menyediakan beras dari stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT