News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Bank NTB Syariah, Bank Jatim Siap Akuisisi Bank Banten dengan Caplok 476 Juta Saham: Ada Rencana Besar KUB

Bank Jatim (BJTM) sedang melakukan upaya negosiasi akuisisi sebagian saham PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) untuk bentuk Kelompok Usaha Bank (KUB).
Jumat, 11 Oktober 2024 - 20:40 WIB
Bank Jatim (BJTM) Siap Akuisisi Bank Banten (BEKS).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) alias Bank Jatim sedang merencanakan negosiasi untuk mengambil alih sebagian saham PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS).

Melalui keterangan resminya, Bank Jatim menyampaikan bahwa jumlah saham yang akan diakuisisi mencapai 476.190.476 unit dari modal yang dimiliki oleh BEKS. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, negosiasi yang masih berlangsung mencakup diskusi mengenai nilai akhir dari akuisisi tersebut, termasuk kapan proses penyelesaian ini akan dilakukan oleh kedua  belah pihak.

Direksi Bank Jatim menjelaskan, saat ini pihaknya belum memiliki kepemilikan saham di BEKS, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Akan tetapi, rencana akuisisi ini adalah bagian dari strategi pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) yang bertujuan untuk memenuhi modal inti minimum sebesar Rp3 triliun bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD), dengan tenggat akhir tahun ini.

"Dengan masuknya BEKS dalam KUB Perseroan, maka Perseroan yang akan menetapkan pengelolaan dan/atau kebijakan BEKS yang berada dalam KUB Perseroan," jelas Direksi BJTM pada keterbukaan informasi yang dirilis Jumat (4/10/2024).

Dalam skema ini, setiap bank anggota KUB hanya perlu memiliki modal inti Rp1 triliun, sementara bank induk akan bertanggung jawab atas operasional dan keberlangsungan anggota KUB tersebut.

Dalam keterbukan informasi terbaru yang dirilis Jumat (11/10/2024), Bank Banten memiliki posisi modal inti sebesar Rp1,236 triliun.

Jika rencana ini berhasil, Bank Jatim akan menjadi pemegang saham pengendali di Bank Banten, sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Peraturan No. 9/2018.

Dalam aturan ini, pemegang saham pengendali memiliki wewenang untuk menentukan arah kebijakan dan pengelolaan perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Tujuan Rencana Pengambilalihan adalah untuk pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) dalam rangka mewujudkan penguatan struktur, ketahanan, dan daya saing industri perbankan nasional," tambah Direksi Bank Jatim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterbukaannya juga, Bank Jatim menyampaikan telah melakukan penyertaan modal ke Bank NTB Syariah sebesar Rp100 miliar dalam skema KUB, yang setara dengan 4,09% kepemilikan saham dengan jumlah 3.921.568 saham.

Selain itu, Bank Jatim juga sedang dalam proses pembentukan KUB dengan PT BPD Lampung.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT