GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suku Bunga Pinjol Turun ke 0,2% di 2025, OJK Siap Evaluasi!

Bunga pinjaman fintech peer to peer (P2P) lending untuk pembiayaan konsumtif direncanakan turun menjadi 0,2% pada tahun 2025. 
Jumat, 11 Oktober 2024 - 19:56 WIB
Suku Bunga Pinjol Turun ke 0,2% di 2025, OJK Siap Evaluasi!
Sumber :
  • istimewa - Istock photo

Jakarta, tvOnenews.com - Bunga pinjaman fintech peer to peer (P2P) lending untuk pembiayaan konsumtif direncanakan turun menjadi 0,2% pada tahun 2025. 

Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih dalam proses mempertimbangkan langkah ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengacu pada Surat Edaran OJK 19/SEOJK.06/2023, OJK telah mengatur batas bunga untuk P2P lending, khususnya pinjaman online (Pinjol) konsumtif, dengan ketentuan tenor pendanaan jangka pendek kurang dari 1 tahun. 

Saat ini, bunga ditetapkan sebesar 0,3% per hari dari nilai pendanaan, yang berlaku mulai 1 Januari 2024 selama satu tahun. 

Pada tahun 2025, bunga akan turun menjadi 0,2% per hari, dan pada tahun 2026 menjadi 0,1% per hari.

Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, menyatakan bahwa implementasi batas maksimal manfaat ekonomi di industri fintech lending masih dalam tahap kajian mendalam. 

tvonenews

“Kami mempertimbangkan berbagai aspek, seperti kondisi makroekonomi, kinerja industri, dan perlindungan konsumen,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Jumat (11/10/2024).

Tahapan penurunan bunga hingga 2026, sesuai aturan SEOJK 19/2023, dirancang untuk memastikan penyelenggara LPBBTI (Lembaga Pembiayaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi) siap menghadapi perubahan ini, sambil tetap menjaga pertumbuhan industri yang sehat dan berkelanjutan.

OJK juga akan melakukan evaluasi berkala terkait batas maksimum manfaat ekonomi, dengan memperhatikan perkembangan ekonomi dan industri LPBBTI. 

Selain itu, fintech lending didorong untuk meningkatkan efisiensi operasional, teknologi, serta manajemen risiko guna menyesuaikan dengan penurunan bunga, sehingga pembiayaan konsumtif bisa lebih terjangkau tanpa mengorbankan profitabilitas dan kualitas portofolio.

Agusman juga menambahkan bahwa penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) bisa memberikan angin segar bagi industri, karena dapat meningkatkan permintaan pembiayaan. 

Namun, penyelenggara LPBBTI dan bank yang menyalurkan lewat channeling tetap harus hati-hati dalam mengelola risiko demi menjaga kualitas portofolio dan meminimalkan risiko gagal bayar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sisi kinerja, laba industri LPBBTI per Agustus 2024 tercatat meningkat menjadi Rp656,80 miliar, dibandingkan dengan Juli 2024. 

Peningkatan ini didorong oleh pendapatan operasional yang lebih tinggi serta efisiensi beban operasional. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT