News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perumahan Bumi Pakuan: Rumah Murah di Kaki Gunung Hanya Rp300 Jutaan

Perumahan Bumi Pakuan menghadirkan berbagai hunian murah di kawasan Bgor dengan suasana pegunungan yang sejuk dan cocok bagi mereka yang mencari ketenangan.
Selasa, 1 Oktober 2024 - 13:54 WIB
Perumahan Bumi Pakuan jadi salah satu property yang menawarkan hunian dengan suasana alam yang sejuk dan nyaman dengan biaya terjangkau.
Sumber :
  • Dok. Bumi Pakuan

Jakarta, tvOnenews.com - Permintaan akan rumah terjangkau di Bogor semakin tinggi, terutama bagi mereka yang ingin tinggal di kawasan dengan suasana alam yang asri.

Salah satu perumahan yang menawarkan hunian nyaman dengan harga yang ramah di kantong adalah Perumahan Bumi Pakuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berada di area Pondok Bitung, Kecamatan Cijeruk, Bogor Selatan, Bumi Pakuan menghadirkan hunian dengan suasana pegunungan yang sejuk dan cocok bagi mereka yang mencari ketenangan.

Pada akhir pekan kemarin, tepatnya 28-29 September 2024, Bumi Pakuan mengadakan acara Carnaval & Community Day. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk hunian mereka.

Menurut Mayang Dewi Indrawati, General Manager PT Bakrie Nirwana Realty Tbk, acara ini dihadiri oleh berbagai komunitas, mulai dari sepeda, mobil, motor, hingga zumba, sehingga suasana semakin meriah.

Perumahan Bumi Pakuan menawarkan 104 kavling di tahap pertama. Saat ini, rumah contoh sudah tersedia untuk dilihat calon pembeli, dan ada 10 unit ready stock yang siap dihuni.

Hingga akhir Desember 2024, Bumi Pakuan berencana menyerahkan 10 unit rumah kepada konsumen. Berada di ketinggian 600 meter di atas permukaan laut, perumahan ini menawarkan area hijau yang mencapai 60%. Dengan nuansa asri di kaki Gunung Salak, hunian ini juga dilengkapi sistem cluster dengan one gate system dan keamanan 24 jam.

“Harga unitnya mulai dari Rp 300 jutaan, dengan cicilan hanya Rp 2 jutaan, DP Rp 0,-, gratis semua biaya, dan ada hadiah langsung. Kami juga telah bekerjasama dengan bank-bank besar seperti Bank BSI, BTN, dan BJB Syariah. Tersedia dua tipe rumah standar yaitu tipe 32-36 dengan luas tanah 72-135 m². Rumahnya terdiri dari satu lantai dengan 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, taman depan, carport, dan masih ada tanah kosong di belakang," ujar Mayang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Desainnya modern, menggunakan material berkualitas, serta lingkungannya mendukung gaya hidup sehat dan harmonis. Ini menjadikan rumah di Bumi Pakuan sangat cocok sebagai tempat tinggal, tempat istirahat, maupun investasi. Legalitas sudah lengkap, mulai dari izin lokasi, siteplan, hingga IMB,” tambahnya.

Selain itu, Mayang menjelaskan bahwa infrastruktur jalan utama di kawasan perumahan sudah selesai, memudahkan akses ke lokasi. Lokasinya juga strategis, hanya 15 menit dari Bogor Nirwana Residence (BNR) dan sekitar 30 menit dari Stasiun Bogor maupun tol Jagorawi.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT