GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2022 jadi 4,4 Persen

Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (25/1/2022) memproyeksikan ekonomi global akan tumbuh 4,4 persen pada 2022, turun 0,5 poin persentase dari perkiraan Oktober, menurut rilis laporan World Economic Outlook yang telah diperbaharuinya.
Rabu, 26 Januari 2022 - 06:26 WIB
Gita Gopinath, Kepala Ekonom Dana Moneter Internasional
Sumber :
  • Antara

Washington DC, Amerika Serikat - Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (25/1/2022) memproyeksikan ekonomi global akan tumbuh 4,4 persen pada 2022, turun 0,5 poin persentase dari perkiraan Oktober, menurut rilis laporan World Economic Outlook yang telah diperbaharuinya.

Pertumbuhan akan melambat karena ekonomi bergulat dengan gangguan pasokan, inflasi yang lebih tinggi, rekor utang dan ketidakpastian yang terus-menerus, Wakil Direktur Pelaksana Pertama Gita Gopinath mengatakan pada konferensi pers virtual.

"Penyebaran varian Omicron yang cepat telah menyebabkan pembatasan mobilitas baru di banyak negara dan meningkatkan kekurangan tenaga kerja," kata Gopinath, yang sebelumnya adalah Kepala Ekonom IMF.

Dia menambahkan bahwa sementara Omicron akan membebani aktivitas pada kuartal pertama tahun 2022, efek ini akan memudar mulai kuartal kedua.

"Gangguan pasokan masih membebani aktivitas dan berkontribusi pada inflasi yang lebih tinggi," menambah tekanan dari permintaan yang kuat dan kenaikan harga makanan dan energi, kata Gopinath.

Ketidakseimbangan pasokan-permintaan diasumsikan menurun selama tahun 2022 berdasarkan ekspektasi industri akan peningkatan pasokan, karena permintaan secara bertahap menyeimbangkan kembali dari barang ke jasa, dan dukungan kebijakan yang luar biasa ditarik, menurut laporan terbaru.

IMF telah merevisi perkiraan inflasi 2022 untuk pasar negara maju dan emerging market dan negara berkembang, dengan tekanan harga yang tinggi diperkirakan akan bertahan lebih lama. Dengan asumsi ekspektasi inflasi tetap terjaga, inflasi diperkirakan akan mereda pada 2023.

Namun perkiraan tersebut tunduk pada ketidakpastian yang tinggi dan risiko secara keseluruhan mengarah ke sisi penurunan, termasuk munculnya varian yang lebih mematikan, kata Gopinath.

Dengan kenaikan suku bunga, negara-negara berpenghasilan rendah, di mana 60 persennya sudah berada dalam atau berisiko tinggi mengalami kesulitan utang, akan merasa semakin sulit untuk membayar utang mereka, dia memperingatkan, menyerukan perubahan Kerangka Umum G20 untuk memberikan restrukturisasi utang dengan lebih cepat.

IMF telah berulang kali menekankan perbedaan dalam prospek di seluruh negara. "Sementara ekonomi maju diproyeksikan untuk kembali ke tren pra-pandemi tahun ini, beberapa negara emerging market dan negara berkembang diproyeksikan memiliki kerugian output yang cukup besar dalam jangka menengah," kata Gopinath.

Sampai sekarang hanya 4 persen dari populasi negara-negara berpenghasilan rendah yang divaksinasi penuh dibandingkan 70 persen di negara-negara berpenghasilan tinggi, menurut pemberi pinjaman multilateral itu.

Ada kebutuhan "mendesak" untuk menutup kesenjangan pembiayaan 23,4 miliar dolar AS untuk Access to Covid-19 Tools Accelerator, sebuah platform global yang dipimpin oleh Organisasi Kesehatan Dunia, dan untuk mendorong transfer teknologi guna membantu mempercepat diversifikasi produksi global alat-alat medis penting, terutama di Afrika, kata Gopinath.

Di tingkat nasional, katanya, kebijakan harus tetap disesuaikan dengan keadaan spesifik negara termasuk tingkat pemulihan, tekanan inflasi yang mendasari dan ruang kebijakan yang tersedia.

Gopinath mencatat bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memastikan kerugian dapat dikendalikan dan untuk mengurangi kesenjangan yang lebar dalam prospek pemulihan di seluruh negara. Inisiatif kebijakan, katanya, diperlukan untuk membalikkan kerugian belajar yang besar yang dialami anak-anak, terutama di negara berkembang.

Pada iklim, "dorongan yang lebih besar" diperlukan untuk mencapai emisi karbon nol bersih pada 2050, dengan mekanisme penetapan harga karbon, investasi infrastruktur hijau, subsidi penelitian, dan inisiatif pembiayaan, tambahnya.

"Pembuat kebijakan harus waspada memantau petak luas data ekonomi yang masuk, mempersiapkan kontinjensi, dan siap untuk berkomunikasi dan melaksanakan perubahan kebijakan dalam waktu singkat," katanya. "Secara paralel, kerja sama internasional yang berani, dan efektif harus memastikan bahwa ini adalah tahun di mana dunia lepas dari cengkeraman pandemi."

IMF memperkirakan pertumbuhan global akan melambat menjadi 3,8 persen pada 2023. Ini 0,2 poin persentase lebih tinggi dari World Economic Outlook Oktober lalu dan sebagian besar mencerminkan kenaikan setelah hambatan saat ini pada pertumbuhan menghilang, menurut laporan terbaru.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendadak jadi polemik. 
Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen Liga 1 setelah membantai Madura United 5-0 pada pekan ke-23. 
Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

6 zodiak ini diprediksi sukses besar di dunia kerja pada 27 Februari 2026. Aries hingga Virgo panen keberuntungan!
Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Polisi kini memburu sosok bandar narkoba Koh Erwin yang terlibat dalam skandal setoran ke mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. 

Trending

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030. Bintang Jerman U-16 ini sudah masuk radar John Herdman?
Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi incaran Juventus, yang baru saja tersingkir dari Liga Champions 2025-2026. Michele Di Gregorio berpotensi didepak di musim panas seiring dengan performanya yang buruk.
Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dikaitkan dengan talenta Eropa yang sedang naik daun. Sosok Demiane Agustien belum juga dinaturalisasi sudah bicara jujur soal skuad Garuda.
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT