News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPK Temukan Rp567 Miliar Dana Tapera Hak Pensiunan Belum Dikembalikan, Begini Jawaban dan Klaim Badan Pengelola

Berdasarkan IHPS II/2021, BPK mengungkap bahwa ada 124.960 orang peserta dan pensiunan PNS yang belum menerima pengembalian dana Tapera sebesar Rp567,45 miliar.
Jumat, 7 Juni 2024 - 09:57 WIB
BP Tapera jawab temuan BPK soal dana peserta sebesar Rp567 miliar lebih yang belum dicairkan.
Sumber :
  • BP Tapera

Jakarta, tvOnenews.com - Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyatakan telah menindaklanjuti seluruh hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengembalian dana tapera kepada pensiunan pegawai negeri sipil.

Berdasarkan laporan Iktisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II/2021, BPK mengungkap bahwa ada 124.960 orang pensiunan PNS yang belum menerima pengembalian dana sebesar Rp567,45 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika mengambil angka rerata dari nominal tersebut, maka jumlah dananya sekitar Rp4,5 juta per orang yang masih menyangkut di Tapera.

tvonenews

Selain itu, ada 40.266 peserta pensiun ganda dengan potensi dana ganda Rp130,25 miliar.

Terkait hal tersebut, Heru menegaskan bahwa seluruh hasil temuan telah ditindaklanjuti dengan penyaluran dana kepada lebih dari 900.000 peserta aktif atau ahli warisnya dengan nilai Rp4,2 triliun.

Heru menyampaikan juga membenarkan bahwa temuan BPK sebanyak 124,9.000 PNS tidak bisa mencairkan haknya sebesar Rp567,45 miliar merupakan hasil audit tahun 2021.

Heru menyampaikan pada akhir tahun 2023, badan pengelola tabungan perumahan rakyat (BP Tapera) telah melakukan tindak lanjut pengembalian dana Tapera kepada pensiunan pegawai negeri sipil.

Heru juga menegaskan bahwa seluruh hasil temuan telah ditindaklanjuti sesuai rekomendasi BPK dan dilaporkan kepada BPK, telah dinyatakan selesai oleh BPK.

"Akhir 2023 kemarin, seluruh hasil temuan BPK telah ditindak lanjut oleh BP Tapera. Dalam arti semua hak kepesertaan yang menjadi substansi temuan sudah kita kembalikan ke peserta penerima hak setelah kepesertaannya berakhir yang ASN dan pensiun," kata Heru dikutip dari Ditjen IKP Kominfo, Jumat (7/6/2024).

"Dan sudah kami laporkan ke BPK tindak lanjutnya kemudian telah dinyatakan selesai oleh BPK," imbuhnya.

Terkait persoalan Tapera, BPK merekomendasikan BP Tapera untuk kerja sama mengenai pemutakhiran data dan koreksi saldo.

Total ada 8 masalah termasuk 4 kelemahan sistem pengendalian intern dan 4 masalah ketidakpatuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masalah lain termasuk BP Tapera yang belum operasional penuh sesuai prinsip syariah dan data peserta belum mutakhir, menyebabkan saldo dana Rp754,59 miliar belum bisa dikelola optimal.

Tak sampai di situ, BPK juga terus mencatat adanya masalah lain pada BP Tapera dalam IHPS I/2022 dan IHPS II/2022. (rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT