News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengubah Limbah Besi Menjadi Karya Seni, Bentuk Dukungan Budaya Lokal dan Bernilai Ekonomi

Di tengah meningkatnya kebutuhan akan bahan baku konstruksi, besi telah menjadi salah satu material yang paling penting dalam kehidupan modern, terutama di kota-kota besar seperti Surabaya.
Kamis, 16 Mei 2024 - 17:14 WIB
Limbah Besi Menjadi Karya Seni
Sumber :
  • tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com - Di tengah meningkatnya kebutuhan akan bahan baku konstruksi, besi telah menjadi salah satu material yang paling penting dalam kehidupan modern, terutama di kota-kota besar seperti Surabaya.

Sebagai  toko besi  masa kini, SMS Perkasa memahami pentingnya besi dalam pembangunan infrastruktur, perumahan, hingga industri. Namun, dengan penggunaan yang luas ini, timbul pula masalah limbah besi yang semakin menumpuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Limbah besi seperti potongan  plat besi  pada gambar diatas, yang sering kali dianggap sebagai sisa tidak berguna, sebenarnya memiliki potensi yang besar untuk didaur ulang dan dimanfaatkan kembali.

Pentingnya besi dalam berbagai pembangunan infrastruktur, perumahan, hingga industry secara luas ini, timbul pula masalah limbah besi yang semakin menumpuk. Limbah besi seperti potongan plat besi sering kali dianggap sebagai sisa tidak berguna, sebenarnya memiliki potensi yang besar untuk didaur ulang dan dimanfaatkan kembali.

“Di SMS Perkasa, kami tidak hanya fokus pada distribusi besi berkualitas, tetapi juga pada pengelolaan limbah besi yang bertanggung jawab,” ujar Gunawan Koesdianto, CEO SMS Perkasa.

Limbah besi yang dihasilkan dari berbagai proses konstruksi dan industri, jika tidak dikelola dengan baik, dapat menimbulkan masalah lingkungan yang serius.

Mengadopsi pendekatan yang inovatif dan berkelanjutan, SMS Perkasa berupaya mengubah limbah besi ini menjadi karya seni. Inisiatif ini tidak hanya membantu mengurangi dampak lingkungan dari limbah besi, tetapi juga mendukung seni dan budaya lokal.

Dengan bekerja sama dengan seniman dan pengrajin lokal di Surabaya, SMS Perkasa mengolah limbah besi menjadi berbagai bentuk karya seni yang unik dan menarik.

"Kami melihat limbah besi bukan sebagai akhir dari sebuah proses, tetapi sebagai awal dari sesuatu yang baru dan kreatif. Inisiatif ini adalah bagian dari komitmen kami untuk inovasi berkelanjutan dan tanggung jawab sosial," tambah Gunawan.

Proses transformasi limbah besi menjadi karya seni ini melibatkan beberapa tahapan kreatif. Pertama, limbah besi yang terkumpul diolah untuk membersihkannya dari kotoran dan karat. Selanjutnya, seniman dan pengrajin mengasah kreativitas mereka untuk merancang dan membentuk limbah menjadi objek seni, seperti patung, instalasi, atau bahkan furnitur dan aksesori rumah tangga.

Setiap karya seni yang dihasilkan tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya daur ulang dan pelestarian lingkungan.

"Setiap karya yang diciptakan oleh seniman lokal tidak hanya menunjukkan keindahan, tetapi juga kekuatan dari daur ulang dan inovasi. Ini adalah cara kami membuktikan bahwa industri bisa bersinergi dengan lingkungan dan budaya," tegas Gunawan.

Inisiatif ini telah mendapat respons positif dari masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Dengan menampilkan karya-karya ini di berbagai pameran dan acara seni, SMS Perkasa tidak hanya memperkenalkan konsep daur ulang kreatif tetapi juga meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan limbah.

“Ini sejalan dengan misi kami untuk tidak hanya menjadi pemimpin dalam industri besi, tetapi juga sebagai pelopor dalam praktik berkelanjutan dan tanggung jawab social,” ungkapnya.

Melalui upaya ini, SMS Perkasa berharap dapat menginspirasi lebih banyak pelaku industri dan masyarakat umum untuk melihat limbah tidak hanya sebagai masalah, tetapi sebagai sumber daya yang berharga yang, jika dikelola dengan benar, dapat menambah nilai estetika dan lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami percaya bahwa setiap langkah kecil dalam mengelola limbah besi, ketika dilakukan bersama-sama, dapat membawa perubahan signifikan bagi lingkungan dan komunitas kami," pungkasnya. (zaz/gol) 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT