News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Susunan Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran, Inilah Menteri Penentu Arah Kebijakan Ekonomi Indonesia yang Baru, Nama Luhut hingga Sri Mulyani Tergantikan

Terdapat 61 nama menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga nonkementerian yang disebut-sebut akan mengisi kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran tahun 2024-2029.
Selasa, 7 Mei 2024 - 07:04 WIB
Susunan kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran tahun 2024-2029 kembali viral beredar di media.
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini kembali beredar susunan kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran yang viral di media massa dan media sosial.

Terdapat 61 nama menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga nonkementerian yang digadang-gadang akan mengisi kabinet Prabowo-Gibran untuk tahun pemerintahan 2024-2029.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di antara nama-nama dalam susunan kabinet tersebut, banyak wajah tak asing yang selama ini mendukung majunya pasangan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden.

Dalam susunan tersebut, beberapa nama di Kabinet Indonesia Maju Jokowi masih dipertahankan seperti Airlangga Hartarto, Erick Thohir, hingga Tito Karnavian yang sama-sama akan menempati posisi Menteri Koordinator (Menko).

tvonenews

Namun, beberapa menteri yang sebelumnya menempati posisi penting juga ada yang tidak tercantum dalam susunan tersebut.

Sebut saja menteri-menteri andalan Jokowi seperti Luhut Binsar Pandjaitan hingga Sri Mulyani yang selama ini menjadi tokoh penting dalam menentukan arah kebijakan ekonomi Indonesia.

Kendati demikian, susunan nama menteri kabinet Prabowo-Gibran yang sebelumnya juga sudah beberapa kali viral tersebut masih dibantah oleh pihak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Sebut saja Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang menegaskan bahwa presiden terpilih Prabowo Subianto masih belum menyusun kabinet resmi.

Dasco mengatakan bahwa Prabowo saat ini masih melakukan komunikasi dan kajian untuk merumuskan komposisi kabinet pemerintahan 2024-2029.

"Kami tegaskan sekali lagi bahwa itu tidak benar, dan belum pernah dikeluarkan oleh Pak Prabowo Subianto dan timnya," ujar Dasco di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Kepada masyarakat luas terutama pendukung Prabowo-Gibran agar tidak merasa bingung bahwa akhir-akhir ini banyak sekali beredar susunan kabinet dengan berbagai macam versi. Nah, untuk itu kami konfirmasi bahwa tidak ada satupun versi yang benar," imbuhnya.

Susunan Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran Tahun 2024-2029:

1. Menko Bidang Perekonomian: Dr. Airlangga Hartarto

2. Menko Bidang Pangan, Gizi & Pembangunan Manusia: Erick Thohir

3. Menko Bidang Energi, Investasi dan Lingkungan Hidup: Dr.(HC) Ir. Hatta Rajasa

4. Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan: Jend. Pol (Purn) Prof. Drs. H. M. Tito Karnavian, PA, MA, Ph.D

5. Menteri Pertahanan: Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin

6. Wakil Menteri Pertahanan: Letjen TNI (Purn) M. Herindra

7. Menteri Sekretaris Negara: Ahmad Muzani, S.Sos.

8. Wakil Menteri Sekretaris Negara: Dr. Nezar Patria

9. Menteri Sekretaris Kabinet: Rosan Roeslani

10. Menteri Dalam Negeri: Prof. Sufmi Dasco

11. Menteri Luar Negeri: Dr. H. Fadli Zon, SS, M.Sc

12. Wakil Menteri Luar Negeri: Teuku Riefky Harsya

13. Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif: Joko Santoso

14. Wakil Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif: Helmi Yahya

15. Menteri Agama: Yaqut Cholil Qoumas

16. Wakil Menteri Agama: Prof. Asep Saepudin Jahar.

17. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra

18. Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Dr. Hotman Paris Hutapea

19. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Teknologi: Prof. Dr. Arif Satria, SP, M.Si.

20. Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Teknologi: Dr. Ace Hasan Syadzily

21. Menteri Kesehatan dan Badan Gizi: Dr. Terawan

22. Wakil Menteri Kesehatan dan Badan Gizi: Dr. Benny Oktavianus

23. Menteri Sosial, Kesejahteraan, Perempuan dan Anak: Rahayu Saraswati

24. Wakil Menteri Sosial, Kesejahteraan, Perempuan dan Anak: Grace Natalie

25. Menteri Riset & Kepala BRIN: Prof. Dr. Jend. TNI (Purn) Dudung Abdurachman

26. Menteri Ketenagakerjaan: Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tanjung, S.Si, M.T.

27. Wakil Menteri Ketenagakerjaan: Dr. Agus Jabo

28. Menteri Perindustrian: Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita

29. Wakil Menteri Perindustrian: Haris Rusly Moti

30. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Ir. Rauf Purnama

31. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Prof. Dr. Oki Muraza

32. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: M. Ridwan Kamil

33. Menteri Perhubungan: Dr. HC. Ignasius Jonan SE, MA.

34. Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas: Sri Mulyani Indrawati, SE, M.Sc, Ph.D

35. Wakil Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas: Kartika Wirjoatmodjo

36. Menteri Investasi: Bahlil Lahadalia

37. Menteri Komunikasi, Informatika & Digital: Budi Arie Setiadi

38. Wakil Menteri Komunikasi, Informatika & Digital: Drs. Kailani, SH. MH.

39. Menteri Perdagangan: Dr. Zulkifli Hasan

40. Menteri Pertanian: Andi Amran Sulaiman

41. Menteri Lingkungan Hidup: Budisatrio Djiwandono

42. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi: Mayjen TNI (Purn) Bambang Eko S

43. Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi: Habiburokhman

44. Menteri Desa, Daerah Tertinggal & Transmigrasi: Dr. Budiman Sudjatmiko

45. Wakil Menteri Desa, Daerah Tertinggal & Transmigrasi: Drs. Firdaus, M.Si.

46. Menteri Tata Ruang, BPN & Kehutanan: Agus Harimurti Yudhoyono

47. Wakil Menteri Tata Ruang, BPN dan Kehutanan: Raja Juli Antoni

48. Menteri BUMN: Ir. Sakti Wahyu Trenggono

49. Wakil Menteri BUMN: T. Helmi

50. Menteri Kelautan dan Perikanan: TB Heru Rahayu

51. Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan: M. Riza Damanik

52. Menteri Pemuda & Olahraga: Dito Ariotedjo

53. Wakil Menteri Muda Pemuda & Olahraga: Arief Rosyid Hasan

54. Menteri Koperasi, UMKM & Pasar Tradisional: Maruarar Sirait

55. Wakil Menteri Koperasi, UMKM & Pasar Tradisional: Sudaryono

56. Menteri Sekretaris Pengendalian Pembangunan: Roberto Lumban Gaol

57. Kepala BIN: Letjen (TNI) I Nyoman Cantiasa

58. Kepala Badan Pangan Nasional: Arief Prasetyo Adi

59. Kepala Badan Gizi Nasional: Prof. Dadan Hindayana

60. Kepala Badan Penerimaan Negara: Prof. Dr. Bambang Brodjonegoro

61. Kepala Staf Kepresidenan: Nusron Wahid

Tanggapan Presiden Jokowi

Terkait beredarnya nama-nama yang digadang akan menjadi pembantu Prabowo-Gibran nanti, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai ikut angkat bicara.

Jokowi mengatakan, susunan kabinet pada pemerintahan mendatang merupakan hak prerogatif Presiden Terpilih yakni Prabowo Subianto.

"Kabinet itu adalah 100 persen hak prerogatif presiden. Kalau usul-usul boleh, tapi itu hak penuh Presiden Terpilih," kata Presiden Joko Widodo usai meninjau pameran kendaraan listrik di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (3/5/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jokowi seolah menekankan bahwa daftar susunan kabinet yang beredar tersebut bisa jadi adalah saran atau aspirasi dari masyarakat

"Kalau minta saran nggak apa-apa (memberi saran), kalau minta saran. Tapi kalo nggak dimintai saran, ikut-ikutan nimbrung, nah itu yang nggak boleh," imbuh Jokowi. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT