News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Ini 2 Emiten Bank BTPN Bagi-bagi Dividen Jumbo Total Mencapai Rp1,01 Triliun, Segini Nilai per Sahamnya

Dua emiten yang saling terafiliasi yakni PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) dan PT Bank BTPN Tbk (BTPN) yang sama-sama dijadwalkan akan membagikan dividen hari ini.
Jumat, 19 April 2024 - 07:30 WIB
BTPN dan BTPS dijadwalkan akan membagikan dividen hari ini, Jumat (19/4/2024)
Sumber :
  • BTPN

Jakarta, tvOnenews.com - Dua emiten bank di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang saling terafiliasi hari ini dijadwalkan membagikan dividen kepada pemegang sahamnya.

Dua emiten tersebut adalah PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) dan PT Bank BTPN Tbk (BTPN) yang sama-sama dijadwalkan akan membagikan dividen pada Jumat (19/4/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) tanggal 20 Maret 2024, PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) akan membayarkan dividen dari kinerja tahun buku 2023 sebesar Rp540,4 miliar atau Rp70,15 per saham.

Melihat laporan keuangan per 31 Desember 2023, BTPS berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,08 triliun yang diatribusikan kepada entitas induk.

Pemegang saham terbesar BPTS sendiri adalah PT. Bank BTPN Tbk (BTPN) yang menguasai sebesar 70,00% atau 5.392.590.000 lembar saham. 

Oleh karena itu, dapat diakumulasikan bahwa bahwa BTPN akan menerima kucuran keuntungan sebesar Rp378,2 miliar dari BTPS.

Selain memperoleh dividen dari BTPS, PT Bank BTPN Tbk (BTPN) juga dijadwalkan membagikan dividen pada hari yang sama, Jumat (19/4/2024), sesuai hasil RUPST tanggal 21 Maret 2024.

Rinciannya, dividen tunai yang akan dibagikan BTPN senilai Rp471,66 miliar atau Rp44,5 per lembar saham untuk kinerja tahun buku 2023.

Jumlah tersebut setara dengan 20% laba yang diperoleh perseroan pada tahun 2023. Jika mengulik laporan keuangannya, BTPN berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp2,3 triliun.

Dividen sebesar Rp471,66 miliar tersebut setara dengan Rp44,30 per lembar saham dan akan dibagikan ke 10.645.945.748 saham yang beredar.

Diketahui, saham BTPN dikuasai oleh Sumitomo Mitsui Banking Corporation sebesar 91.047% atau setara 9.692.826.975 lembar saham. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan dua pengumuman tersebut, maka jika dividen kedua perusahaan yang saling terafiliasi tersebut sebesar Rp1,01 triliun. (rpi)

tvonenews
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT