News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berencana Membeli Saham Bank Syariah Indonesia Senilai Rp17,78 Triliun, Abu Dhabi Islamic Bank (ADIB) Ternyata Punya Aset Rp850 Triliun

ADIB disebut - sebut berencana membeli 15 persen saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) senilai 1,1 miliar dolar AS, atau sekitar Rp17,78 triliun rupiah. 
Kamis, 18 April 2024 - 16:26 WIB
Berencana Membeli Saham Bank Syariah Indonesia Senilai Rp17,78 Triliun, Abu Dhabi Islamic Bank (ADIB) Ternyata Punya Aset Rp850 Triliun
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Bank syariah asal Uni Emirat Arab, Abu Dhabi Islamic Bank (ADIB) berencana ekspansi ke Indonesia. Bank terbesar di Abu Dhabi ini berniat membeli 15 persen saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) senilai 1,1 miliar dolar AS, atau sekitar Rp17,78 triliun rupiah. 

Sumber yang dikutip Reuters menyebutkan bahwa rencana pembelian Bank Syariah Indonesia ini sejalan dengan tujuan ADIB untuk memasuki pasar Asia Tenggara. Bank Syariah Indonesia yang dimiliki oleh beberapa bank BUMN ini, merupakan bank syariah terbesar di Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski masih dibantah oleh manajemen ADIB, rencana pembelian saham ini sejalan dengan rencana Menteri BUMN Erick Thohir yang sebelumnya mengaku tengah mencari investor di Timur Tengah. 

Abu Dhabi Development Bank atau ADIB sendiri dikenal sebagi salah satu bank syariah terbaik di Timur Tengah. 

Bank Milik Pemerintah 

ADIB memulai operasi sebagai bank komersial berbasis syariah pada 11 November 1998. Namun peresmiannya baru silakukan pada 18 April 1999, oleh Presiden Uni Emirat Arab, Yang Mulia Sheikh Abdullah Bin Zayed Al Nahyan, yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Informasi dan Budaya. 

Sebagai bank milik pemerintah Uni Emirat Arab, mayoritas sahamnya dikuasai secara tidak langsung oleh perusahaan milik negara, yakni Emirates Internasional Investment Co. (EIIC) sebesar 39,40 persen, dan Emirate NDB Bank sebesar 6,76 persen. 

Chairman atau ketua dewan direksi ADIB saat ini adalah Yang Mulia Jawaan Awaidha Suhail Al Khaili, yang juga menjadi Chairman di sejumlah perusahaan milik negara, mulai dari Abu Dhabi Islmamic Bank, hingga Ittihad International Investment.

Dengan menerapkan prinsip syariah secara penuh, ADIB berhasil berkembang menjadi bank terkemuka di Uni Emirat Arab. Pada September 2014 lalu, ADIB membeli seluruh unit bisnis retail dari Barclays yang memiliki 110 ribu nasabah di Uni Emirat Arab. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aset Mencapai Rp850 Triliun

Pada tahun 2023 lalu, ADIB berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih hingga 45 persen, menjadi 5,25 miliar Dirham (AED), atau setara dengan Rp23,1 triliun rupiah. Dalam periode yang sama, pendapatan naik 36 persen menjadi 9,3 miliar Dirham, atau sekitar Rp40,9 triliun rupiah. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT