GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dolar AS Menguat Karena Inflasi Picu Spekulasi Suku Bunga Lebih Tinggi

Indeks dolar rebound dari kerugian hari sebelumnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah imbal hasil obligasi pemerintah AS naik di tengah berita bahwa ukuran inflasi pilihan Federal Reserve menunjukkan harga-harga terus naik lebih cepat dari target 2,0 persen.
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 07:03 WIB
Dolar AS menguat karena inflasi picu spekulasi suku bunga lebih tinggi
Sumber :
  • Antara

New York, tvOne

Indeks dolar rebound dari kerugian hari sebelumnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah imbal hasil obligasi pemerintah AS naik di tengah berita bahwa ukuran inflasi pilihan Federal Reserve menunjukkan harga-harga terus naik lebih cepat dari target 2,0 persen.

Euro, yang memiliki bobot paling berat dalam indeks dolar, jatuh 1,05 persen terhadap greenback - terbesar setidaknya sejak Juni. Penurunan euro membantu mendorong indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya naik 0,8 persen menjadi 94,102 pada sore hari di New York (18.20 GMT).

Penurunan euro lebih dari membalikkan keuntungan besar sehari sebelumnya dan terjadi karena para pedagang mencoba memilah-milah laporan inflasi dan komentar bank-bank sentral untuk memperkirakan arah suku bunga untuk mata uang yang berbeda.

Euro juga turun terhadap pound Inggris sebesar 0,4 persen dan franc Swiss sebesar 0,7 persen.

Volatilitas di pasar valuta asing dan suku bunga telah meningkat sepanjang minggu ini di sekitar tindakan bank-bank sentral dan data ekonomi. Minggu depan dapat membawa lebih banyak hal yang sama di sekitar pertemuan kebijakan Federal Reserve AS, bank sentral Inggris (BoE) dan bank sentral Australia (RBA).

"Sumber volatilitas bisa jadi adalah perbedaan antara apa yang dikatakan pasar dan apa yang dikatakan bank-bank sentral," kata Marc Chandler, kepala strategi pasar di Bannockburn Global Forex.

Alasan lain untuk volatilitas, Chandler dan yang lainnya mengatakan, adalah reposisi portofolio akhir bulan pada hari dalam seminggu ketika pasar cenderung paling tidak likuid.

"Ini akhir bulan dan ini hari Jumat," kata Axel Merk, kepala investasi di Merk Investments di Palo Alto. Beberapa dari perdagangan kemungkinan besar seperti “window-dressing” sehingga portofolio akhir bulan tidak akan menunjukkan begitu banyak pengaruh, katanya.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS naik setelah indeks pengeluaran konsumsi pribadi inti pemerintah - ukuran inflasi pilihan Fed - naik pada tingkat tahunan 4,4 persen pada September, melanjutkan laju inflasi pada tingkat yang tidak terlihat dalam 30 tahun.

Pasar suku bunga AS luar biasa bergejolak karena para pedagang bersiap untuk Federal Reserve menaikkan suku bunga sekitar pertengahan 2022.

Data Eropa pada Jumat (29/10) menunjukkan inflasi di 19 negara yang berbagi euro naik menjadi 4,1 persen pada Oktober dari 3,4 persen sebulan sebelumnya, mengalahkan perkiraan konsensus 3,7 persen dan menciptakan dilema kebijakan bagi Bank Sentral Eropa (ECB).

Imbal hasil obligasi pemerintah Jerman 10-tahun naik pada Jumat (29/10) sebanyak 8 basis poin ke level tertinggi sejak Mei 2019 dan imbal hasil obligasi pemerintah Eropa Selatan melonjak.

Kegagalan Presiden ECB Christine Lagarde selama konferensi pers Kamis (28/10) untuk menekan ekspektasi pasar dari suku bunga yang lebih tinggi telah menyebabkan bearish, dengan ahli strategi Danske Bank memperkirakan euro turun menjadi 1,10 dolar AS selama 12 bulan ke depan.

"Investor tidak membeli apa yang ECB katakan," kata Marios Hadjikyriacos, analis investasi senior di broker XM. Pasar bertaruh bahwa inflasi akan memaksa ECB untuk menarik kembali pembelian aset lebih cepat dari yang direncanakan.

Di tempat lain, pound Inggris turun 0,7 persen menjadi 1,3698 dolar AS. Dolar naik 0,3 persen terhadap yen Jepang menjadi 113,92505. Dolar Australia tergelincir 0,3 persen menjadi 0,7521 dolar AS.

Di pasar mata uang kripto, Ether naik ke rekor 4.460 dolar AS dan menguat 3,0 persen pada hari itu, sementara Bitcoin saingan yang lebih besar naik 3,0 persen menjadi 62.330 dolar AS. (Ant/Jeg)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT