News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Buru-buru Dihabiskan, Catat 5 Tips Mujarab Untuk Mengalokasikan Uang THR

Prita Ghozie melalui sebuah video diunggahnya membagikan tips -tips agar uang THR yang kamu dapat bisa dialokasikan dengan tepat dan tidak menguap entah kemana.
Sabtu, 25 Maret 2023 - 15:08 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • Freepik.com

tvOnenews.com - Saat ini masyarakat di Indonesia khususnya yang beragama islam sedang menjalankan salah satu ibadah wajibnya yakni berpuasa di bulan ramadhan. Bulan ramadhan menjadi salah satu bulan yang paling ditunggu-tunggu.

Selain itu hal lain yang mungkin ditunggu-tunggu khususnya bagi para pekerja atau karyawan adalah momen mendapatkan uang tunjangan hari raya (THR) menjelang hari raya idul fitri, karena biasanya selama ramadhan pengeluaran selama satu bulan akan meningkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dan adanya pemasukan tambahan dari THR beragam pengeluaran berlebih yang muncul saat bulan ramadhan bisa tertutupi. Selain itu sisa uang THR yang anda dapatkan pun bisa anda alokasikan ke berbagai kebutuhan lainnya.

Namun sebelum anda menghabiskan uang THR ada beberapa tips dari salah satu perencana keuangan Indonesia yakni Prita Ghozie melalui sebuah video yang dibagikannya di akun youtube Zapfinance terkait dengan tips agar uang THR yang kamu dapat bisa dialokasikan dengan tepat dan tidak menguap entah kemana.

1. Membuat Pos-pos Keuangan

Langkah pertama yang bisa anda lakukan agar anda tidak menjadi boros dan langsung menghabiskan uang THR adalah dengan membuat pos-pos keuangan.

Alangkah lebih baiknya bagi anda untuk membuat catatan untuk pos pengeluaran apa saja yang akan anda gunakan dari Thr yang anda dapat. Prita Ghozie pun mencontohkan kalau dirinya menggunakan pos pengeluaran untuk zakat fitrah, sedekah dan lain-lain yang bisa mencapai 20%.

Selain itu ada pos pengeluaran kebutuhan lebaran sekitar 20%, lalu pos pengeluaran untuk THR pekerja dan juga untuk orang tua anda bisa alokasikan sekitar 20% juga, dana darurat sekitar 10% dan terakhir pos untuk melunasi pinjaman bilamana ada sekitar 10%.

Tapi jika anda ketika anda tidak memiliki pinjaman makan anda memiliki pos opsional senilai 20% dan bila anda juga tidak mudik, dana 20% tersebut bisa anda alokasikan untuk berinvestasi.

Satu hal yang perlu anda ingat, pengeluaran anda untuk makanan dan minuman di bulan ramadhan dan mudik seharusnya dibayarkan dengan gaji bulanan karena itu merupakan bagian dari pengeluaran rutin anda.

2. Alokasikan untuk Dana Darurat

Langkah kedua yang bisa anda lakukan agar uang THR tidak cepat habis adalah dengan menyisihkan untuk keperluan tak terduga. Anda bisa mengalokasikan sekitar 10% uang THR untuk dana darurat.

Alokasi dana tak terduga ini sangatlah penting apabila anda memerlukan pengeluaran mendadak
setelah momen lebaran atau mungkin bisa sebagai dana ketika anda terkena musibah seperti sakit atau celaka saat sedang mudik.

3. Bedakan Pengeluaran

Tips ketiga adalah dengan membedakan antara pengeluaran yang sifatnya wajib, butuh dan juga ingin. Biasakan untuk membuat prioritas pengeluaran THR anda berdasarkan dengan urutan tersebut. 

Beberapa pengeluaran yang bersifat wajib diantaranya adalah pembayaran zakat wajib, zakat fitrah dan juga kebutuhan lebaran utama seperti memberikan THR kepada para pekerja di rumah dan hidangan lebaran. Sedangkan pengeluaran yang bersifat ingin dan bisa ditunda mungkin bisa anda tahan dulu.

4. Bayar Utang Konsumtif

Langkah keempat adalah dengan membayar terlebih dahulu hutang-hutang konsumtif yang anda miliki. Buat anda yang sudah terlanjur menggesek kartu kredit atau mengambil pinjaman online untuk keperluan lebaran, anda bisa menggunakan uang THR untuk membayar semua keperluan itu.

Jika masih ada sisa setelah anda melunasi hutang tersebut, anda bisa kembali memanfaatkan uang THR ini untuk mengurangi jumlah pokok hutang dari pinjaman rumah maupun pinjaman kendaraan. 

5. Investasi

Langkah terakhir menurut Prita Ghozie ketika anda sudah tidak memiliki hutang dan kebutuhan wajib untuk lebaran sudah terpenuhi anda bisa mengalokasikan sisa uang THR untuk menambahkan aset investasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk anda yang sudah memiliki anak sudah tentu punya berbagai mimpi seperti dana pendidikan untuk anak, atau mungkin punya mimpi ingin membeli rumah dan mimpi-mimpi lainnya.

Mimpi-mimpi tersebut bisa saja terwujud ketika anda menginvestasikan pemasukan dan juga uang THR anda. Meski tidak semua pemasukan anda bisa diinvestasikan tapi cobalah untuk tetap alokasikan dana 10% dari uang THR untuk masa depan anda. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT