News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penemuan Kerangka Manusia di Kebun Tebu Gegerkan Warga Sleman

Penemuan kerangka manusia menggemparkan warga Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kerangka ditemukan di sebuah kebun tebu di Dusun Gesikan, Sidoarum, Godean.
Rabu, 8 Februari 2023 - 14:35 WIB
Penemuan Kerangka Manusia di Kebun Tebu Godean, Sleman.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Penemuan kerangka manusia menggemparkan warga Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kerangka ditemukan di sebuah kebun tebu di Dusun Gesikan, Sidoarum, Godean, pada Rabu, 8 Februari 2023.

Kerangka tersebut pertama kali ditemukan seorang petani tebu bernama Sarjiman (66) sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu ia bermaksud membersihkan rumput gajah di sekitar kebun tebu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ia kaget karena melihat kerangka manusia yang tertutup rumput. Di sekitarnya juga ditemukan beberapa pakaian.

"Saya datang dan melihat sudah berbentuk kerangka. Ada sarung warna merah lorek dan kaos merah lorek," kata dia ditemui di lokasi kejadian, Rabu (8/2/2023).

Karena takut, Sarjiman lantas menghubungi warga dan polisi. Beberapa saat kemudian petugas Polsek Godean dan Polresta Sleman datang ke TKP.

Tim Inafis dan Dokpol dari Polresta Sleman juga diterjunkan ke lokasi untuk melakukan identifikasi. Termasuk petugas dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.

Kapolsek Godean, Kompol Agus Nuryanto mengatakan sesaat setelah ditemukannya kerangka tersebut kemudian ada warga yang mengakui bahwa itu orang tuanya. Hal itu diketahui dari ciri-ciri pakaian seperti sarung dan baju yang dikenakan.

"Menurut keterangan dari anaknya, namanya pak Kasijo umur 66 tahun alamat Sidokarto, Godean," ujar Kapolsek.

Berdasarkan keterangan dari anaknya lagi, lanjut Kapolsek, yang bersangkutan sudah meninggalkan rumah sejak 30 September 2022 silam. Saat itu ia pergi dari rumah sekitar pukul 03.00 WIB dalam kondisi linglung.

"Jadi, dia meninggalkan rumah itu kayak orang bingung menurut informasi anaknya itu. Kemudian dicari-cari tidak ketemu dan akhirnya baru ditemukan sekarang," ungkapnya.

Polisi sendiri hingga kini masih melakukan pendalaman terkait penyebab kematian korban. Namun, bisa dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam kematiannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Melihat ciri-ciri manual dan menunggu pemeriksaan dari forensik kita tunggu hasilnya. Jadi, kalau manual tidak ada tanda-tanda penganiayaan," pungkasnya. (Apo/Dan)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT