News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beraksi di 18 TKP, Maling Kambing dan Penadah Diringkus Satreskrim Polres Gunungkidul

Satreskrim Polres Gunungkidul, Yogyakarta mengungkap kasus pencurian spesialis ternak kambing. Polisi mengamankan 2 orang pelaku berikut kambing hasil curian.
Rabu, 14 September 2022 - 21:31 WIB
Kambing hasil curian dengan kondisi mulut dilakban oleh pelaku CA.
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul, DIY - Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul, Yogyakarta berhasil mengungkap kasus pencurian spesialis ternak kambing. Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan 2 orang pelaku berikut sejumlah kambing hasil curian. 

"Kedua pelaku yakni CA (21) dan T (25) merupakan warga Karanganyar, Jawa Tengah. CA berperan sebagai pelaku pencurian, sedangkan T menjadi penadah di Karanganyar," kata Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri, Rabu (14/09/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku pertama (CA), lanjut Edy, tertangkap oleh petugas yang sedang melakukan patroli di sekitaran Pasar Wotgalih, Kalurahan Pilangrejo, Kapanewon Nglipar, Gunungkidul. 

"Gerak gerik CA membuat personil kami curiga dan langsung membuntutinya. Pelaku sempat berusaha kabur, hingga akhirnya terjebak di jalan buntu sebuah perkampungan, " ungkapnya. 

"Saat ditangkap dan dilakukan penggeledahan, didapati CA membawa kambing hasil curian yang dimasukkan ke dalam karung dengan mulut dilakban," imbuh Edy.

Setelah diinterogasi, CA mengakui semua perbuatannya, yakni telah melakukan aksi pencurian kambing, yang kemudian hasil curiannya tersebut dijual ke tersangka T di Karanganyar, Jawa Tengah, selaku penadah.

Menurut pengakuan CA, selama ini ia sudah beraksi di 18 lokasi di Gunungkidul. Pencurian paling banyak dilakukan di wilayah Kapanewon Paliyan yakni 5 lokasi, kemudian 3 lokasi di Kapanewon Playen.

"Selain itu, pencurian juga dilakukan di Kapanewon Karangmojo, Gedangsari, Semanu, Ponjong, dan Nglipar, dimana masing-masing wilayah tersebut ada 2 lokasi," lanjut Edy.

Atas perbuatannya, CA dijerat dengan pasal 363 ayat 1 KUHP tentang pencurian ternak, dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. Sementara T dikenakan pasal 480 KUHP, tentang penadah hasil curian, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Selain menangkap 2 orang pelaku, polisi juga mengamankan 10 ekor kambing yang dicuri sebagai barang bukti. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan jumlahnya masih bisa bertambah. (Ldhp/Buz) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT