News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Beberkan Peran 12 Tersangka Pengeroyok Suporter PSS Sleman

Polres Sleman menetapkan 12 tersangka tewasnya suporter PSS Sleman, Aditiya Eka Putranda (18). Ke-12 tersangka merupakan suporter Brajamusti PSIM Yogyakarta.
Senin, 29 Agustus 2022 - 21:46 WIB
Para tersangka pengeroyok suporter PSS Sleman saat rilis kasus di Mapolres Sleman.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Polres Sleman, DI Yogyakarta akhirnya menetapkan 12 orang sebagai tersangka tewasnya suporter PSS Sleman, Aditiya Eka Putranda (18). Ke-12 tersangka tersebut merupakan suporter PSIM Yogyakarta dari kelompok Brajamusti.

"Di awal kami berhasil mengamankan 18 orang namun kami menetapkan 12 dari 18 orang tersebut menjadi tersangka, berdasarkan peran dan apa yang dilakukan di TKP," kata Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rony Prasadana saat rilis kasus di Mapolres Sleman, Senin (29/8/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dijelaskan Rony, ke-12 tersangka tersebut memiliki peran masing-masing. Mulai dari memukul, menendang, menabrak dengan sepeda motor, hingga membacok korban menggunakan senjata tajam.

Tersangka HN (40) berperan memukul korban menggunakan paralon mengenai punggung korban. Kemudian tersangka AE (21) berperan memukul korban menggunakan stik dan membacok korban menggunakan senjata tajam jenis Mandau.

"Keterangan dia (Mandau) dibuang di salah satu kolam di Gamping, ini masih dalam pencarian," ujar Rony.

Rony melanjutkan, tersangka KI (26) menendang dan membacok korban dengan celurit. Tersangka YM (22) memegangi korban.

Lali tersangka AP (29) menarik dan memiting korban. AE (18) membacok korban. 

Adapun tersangka AS (20) menendang dan memukul korban. Selanjutnya tersangka SM (37) memukul dan menendang korban.

"Tersangka AB (19) memukul dan membacok korban dengan celurit kecil dan membawa molotov. RF (22) menabrak korban dengan sepeda motornya. Sepeda motornya dalam proses kami lakukan penyitaan sebagai barang bukti," bebernya.

Sementara tersangka FS (31) memukul korban, dan tersangka JN (17) memprovokasi dengan mengaku dikejar rombongan suporter lalu menembakkan kembang api kepada korban. 

"JN karena anak di bawah umur ada perlindungan terhadap anak jadi kita periksanya di kondisi terang benderang, berikut didampingi oleh Bapas, jadi sekarang dalam pemeriksaan tidak kami tampilkan, sekarang masih diperiksa tapi sudah ditetapkan tersangka," ungkap Rony.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari tangan mereka, polisi menyita sejumlah senjata tajam dan tumpul sebagai barang bukti. Di antaranya, 7 buah botol molotov, 3 pipa besi, kemudian pedang, sangkur, celurit kecil, stik, dan celurit besar masing-masing 1 buah. Serta 2 buah kembang api.

Diberitakan sebelumnya, suporter PSS Sleman bernama Aditiya Eka Putranda meninggal dunia akibat dikeroyok tersangka di perlintasan kereta api Dusun Mejing, Ambarketawang, Gamping, Sleman pada Minggu, (28/8/2022) sekitar pukul 00.30 WIB. Ia bersama ketiga temannya baru dalam perjalanan pulang dari Stadion Maguwoharjo, menonton pertandingan antara PSS Sleman kontra Persebaya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku skuadnya dalam kondisi menakutkan untuk lawan jelang menghadapi Persita Tangerang.
PSEL Jadi Solusi Strategis: Ditargetkan Kurangi 33.000 Ton Sampah Per Hari pada 2029 dan Hasilkan Listrik

PSEL Jadi Solusi Strategis: Ditargetkan Kurangi 33.000 Ton Sampah Per Hari pada 2029 dan Hasilkan Listrik

Pemerintah mematok target besar dalam penanganan masalah limbah nasional melalui pembangunan instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). 
Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Kisah dari pesisir Rembang menegaskan bahwa semangat Kartini tidak berhenti sebagai sejarah. Ia terus hidup dalam tindakan nyata perempuan Indonesia yang berani
KKHI Madinah Siaga 24 Jam, Kemenhaj Pastikan Layanan Kesehatan Jemaah Haji Terjamin

KKHI Madinah Siaga 24 Jam, Kemenhaj Pastikan Layanan Kesehatan Jemaah Haji Terjamin

Kementerian Haji dan Umrah memberikan jaminan bahwa fasilitas kesehatan bagi jemaah calon haji, termasuk Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) akan tersedia selama 24 jam penuh sepanjang musim haji.
Polisi Ringkus Empat Spesialis Pencurian Modus Ganjal ATM di Cipayung, Beraksi Tujuh Kali Hingga ke Jawa Tengah

Polisi Ringkus Empat Spesialis Pencurian Modus Ganjal ATM di Cipayung, Beraksi Tujuh Kali Hingga ke Jawa Tengah

Polres Metro Jakarta Timur meringkus empat speasialis pencurian modus ganjal ATM yang beraksi di salah satu ATM gerai ritel modern, daerah Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis (19/4) pagi.
5 Weton Ini Diramal Paling Apes pada 24 April 2026, Hindari Bepergian Jauh?

5 Weton Ini Diramal Paling Apes pada 24 April 2026, Hindari Bepergian Jauh?

Berdasarkan perhitungan, ada lima weton yang diprediksi akan mengalami hari yang cukup berat atau "apes" dalam hal finansial, kesehatan, maupun hubungan sosial.

Trending

PSEL Jadi Solusi Strategis: Ditargetkan Kurangi 33.000 Ton Sampah Per Hari pada 2029 dan Hasilkan Listrik

PSEL Jadi Solusi Strategis: Ditargetkan Kurangi 33.000 Ton Sampah Per Hari pada 2029 dan Hasilkan Listrik

Pemerintah mematok target besar dalam penanganan masalah limbah nasional melalui pembangunan instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). 
Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Kisah dari pesisir Rembang menegaskan bahwa semangat Kartini tidak berhenti sebagai sejarah. Ia terus hidup dalam tindakan nyata perempuan Indonesia yang berani
Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku skuadnya dalam kondisi menakutkan untuk lawan jelang menghadapi Persita Tangerang.
Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi ikut menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta waktu lalu. Siswanya acung jari tengah ke guru
Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Berikut hasil bursa transfer pemain agen bebas (Free Agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Yeum Hye-seon bertahan di Red Sparks sedangkan Jung Ho-young satu-satunya pemain yang pindah klub secara resmi.
Bung Ropan Mulai Curiga usai FIFA Undang PSSI ke Kanada, Timnas Indonesia Siap-siap Dapat Kabar Baik

Bung Ropan Mulai Curiga usai FIFA Undang PSSI ke Kanada, Timnas Indonesia Siap-siap Dapat Kabar Baik

Bung Ropan curiga dengan agenda FIFA yang mengundang PSSI ke Kanada. Apakah pertemuan tersebut akan membawa kabar baik untuk Timnas Indonesia di ASEAN Cup?
Bursa Transfer Juventus: Emil Audero Terima Kabar Baik, Bianconeri Ambil Keputusan Begini soal Kiper Musim Depan

Bursa Transfer Juventus: Emil Audero Terima Kabar Baik, Bianconeri Ambil Keputusan Begini soal Kiper Musim Depan

Juventus dilaporkan sudah mengambil keputusan mengenai susunan penjaga gawangnya di  musim depan. Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, bisa jadi menerima kabar baik jelang bursa transfer musim panas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT