News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dinsos P3A Sebut Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kulon Progo Masih Tinggi

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih marak terjadi di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Selasa, 26 Juli 2022 - 17:44 WIB
Kepala Bidang PPA, Dinsos P3A Kabupaten Kulon Progo, Sri Suharwati.
Sumber :
  • Tim tvOne - Ari Wibowo

Kulon Progo, DIY - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih marak terjadi di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada bulan Juli ini anak dua kasus yang mencolok yaitu kasus Ayah setubuhi anak kandung dan yang terbaru Eksploitasi Seksual dengan korban masih dibangku SD.

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Kulon Progo terus berkomitmen memberikan perlindungan bagi mereka yang menjadi korban kekerasan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang PPA, Dinsos P3A Kabupaten Kulon Progo, Sri Suharwati mengatakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Dinsos P3A, pihaknya bersinergi dengan pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) dan pekerja sosial (peksos) dalam memberikan perlindungan terhadap korban. 

"Kami bersinergi dengan mereka untuk melakukan perlindungan bagi perempuan dan anak," ujar Sri, saat ditemui seusai rilis kasus eksploitasi anak di Polres Kulon Progo, ujar Sri Selasa (26/7/2022)

Sementara data dari Dinsos P3A Kulon Progo, sebanyak 31 kasus kekerasan terhadap anak selama periode Januari - Juni 2022. Untuk kasus yang terbaru terjadi di wilayah kecamatan Sentolo dan kecamatan Temon Kulon Progo.

Adapun jenis kekerasannya paling banyak pencabulan ada 22 kasus, kekerasan psikis 7 kasus dan 1 kasus kekerasan fisik. 

Sedangkan untuk kekerasan terhadap perempuan ada 13 kasus dalam periode yang sama. Jenisnya kekerasan fisik ada 6 kasus, pencabulan ada 4 kasus dan 1 kasus kekerasan psikis. 

Jika dilihat dari data, di tahun ini, kasus kekerasan terhadap anak lebih tinggi dibandingkan perempuan. 

Sri Suharwati memprediksi tingginya kasus kekerasan terhadap anak disebabkan karena banyak kegiatan yang dilakukan secara daring selama pandemi Covid-19 berlangsung, seperti kegiatan belajar mengajar (KBM). 

Di tengah maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, ia berharap pelaku diberikan hukuman yang sesuai dengan perbuatannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan begitu, diharapkan bisa menekan terjadi kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak. 

Sementara Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini menyatakan pihaknya terus berkomitmen melakukan penindakan terhadap pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayahnya. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakal Nyusul Main di Liga Indonesia? 3 Pemain Timnas Ini Jadi Sorotan

Bakal Nyusul Main di Liga Indonesia? 3 Pemain Timnas Ini Jadi Sorotan

"Gelombang mudik" pemain naturalisasi Timnas Indonesia ke kompetisi Super League diprediksi masih akan berlanjut. Setelah Shayne Pattynama dan Dion Markx lebih
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Ajax "Ketagihan" Datangkan Pemain Timnas Indonesia setelah Rekrut Maarten Paes

Ajax "Ketagihan" Datangkan Pemain Timnas Indonesia setelah Rekrut Maarten Paes

Di tengah masifnya pergerakan transfer tersebut, Ajax juga kembali dikaitkan dengan pemain Timnas Indonesia. Salah satu nama yang mencuat adalah Dean James, bek
Bareskrim Polri Geledah PT Shinhan Sekuritas Terkait Pasar Modal, Ini Kronologinya

Bareskrim Polri Geledah PT Shinhan Sekuritas Terkait Pasar Modal, Ini Kronologinya

Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menggeledah kantor PT Shinhan Sekuritas di Gedung Equity Tower, Jalan Jenderal Sudirman kav 52-53 Lantai 50, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).
Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Timnas Futsal Indonesia kembali mencuri perhatian publik pada ajang Piala Asia Futsal 2026. Skuad Garuda kini bersiap menghadapi laga krusial di babak semifinal yang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2).
Amalan Sunnah yang Bikin Karier Meroket, Kata Ustaz Adi Hidayat Coba Kerjakan di Waktu Spesial ini

Amalan Sunnah yang Bikin Karier Meroket, Kata Ustaz Adi Hidayat Coba Kerjakan di Waktu Spesial ini

Coba amalkan amalan sunnah ini, yang keistimewaannya tidak ditemukan pada ibadah lainnya.

Trending

Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Timnas Futsal Indonesia kembali mencuri perhatian publik pada ajang Piala Asia Futsal 2026. Skuad Garuda kini bersiap menghadapi laga krusial di babak semifinal yang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2).
Amalan Sunnah yang Bikin Karier Meroket, Kata Ustaz Adi Hidayat Coba Kerjakan di Waktu Spesial ini

Amalan Sunnah yang Bikin Karier Meroket, Kata Ustaz Adi Hidayat Coba Kerjakan di Waktu Spesial ini

Coba amalkan amalan sunnah ini, yang keistimewaannya tidak ditemukan pada ibadah lainnya.
Sorotan Tajam Hector Souto Usai Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah di Piala Asia

Sorotan Tajam Hector Souto Usai Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah di Piala Asia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, secara tegas menyampaikan evaluasi khusus kepada anak asuhnya usai berhasil mencetak sejarah dengan lolos ke babak semifinal Piala Asia Futsal 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Terungkap Alasan Pandji Pragiwaksono Kerap Bahas Politik di Acara Stand Up Comedy

Terungkap Alasan Pandji Pragiwaksono Kerap Bahas Politik di Acara Stand Up Comedy

Komika Pandji Pragiwaksono ungkap alasannya kerap menyinggung politik dalam pertunjukan stand up comedy.
Meski Ronaldo Mogok Main, Al Nassr Tetap Bisa 'Bantai' Al Riyadh, Sadio Mane Jadi Pahlawan Kemenangan

Meski Ronaldo Mogok Main, Al Nassr Tetap Bisa 'Bantai' Al Riyadh, Sadio Mane Jadi Pahlawan Kemenangan

Meskipun tampil tanpa sang kapten, Al Nassr tetap menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas. Mereka tetap bisa menang atas Al Riyadh di laga pekan ke-20.
Ada yang Sudah Diproses Naturalisasi, Ini 5 Pemain Asing yang Dirumorkan Jadi WNI dan Berpotensi Bela Timnas Indonesia

Ada yang Sudah Diproses Naturalisasi, Ini 5 Pemain Asing yang Dirumorkan Jadi WNI dan Berpotensi Bela Timnas Indonesia

Pelatih John Herdman membuka peluang penambahan pemain naturalisasi demi perkuat Timnas Indonesia. Lima pemain asing ini berpotensi jadi WNI dalam waktu dekat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT