News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kericuhan Babarsari Masih Dilakukan Pemeriksaan, Sultan Kembali Angkat Bicara

Peristiwa kericuhan yang terjadi pada Senin (4/7/2022) di kawasan Babarsari masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Kejadian tersebut tidak ada korban jiwa
Kamis, 7 Juli 2022 - 08:39 WIB
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X
Sumber :
  • Viva.co.id

Yogyakarta, DIY - Peristiwa kericuhan yang terjadi pada Senin (4/7/2022) di kawasan Babarsari masih dalam penyelidikan pihak yang berwajib. Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun setidaknya terdapat tiga orang yang menjadi korban luka.

Selain korban jiwa, massa juga melakukan aksi pembakaran mulai dari kerusakan pada ruko hingga kendaraan bermotor yang dibakar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X kembali angkat bicara mengenai kejadian yang berada di wilayahnya. Menurut Sultan bahwa bagi warganya yang melanggar hukum, harus diberi tindakan tegas.

“Tindak saja (hukum), nggak usah ada pertimbangan lain. Melanggar hukum ya sudah ditindak. Karena dengan melakukan itu tidak akan main-main. Masak sampai ada korban tidak kita tindak, yang klithih aja kita tindak kok. Jadi harus adil untuk menegakkan hukum, jangan pilih-pilih,” tegas Sultan yang ditemui pada (5/7/2022).

Baca juga Kericuhan Babarsari Alami Banyak Kerusakan, Sultan: Saya Akan Nerjuni Langsung

Meski telah meresahkan masyarakat, namun Sultan berpendapat jangan sampai mengarah pada isu SARA. Ia mengatakan kelompok yang berselisih juga merupakan bagian dari warga Yogyakarta. 

“Nggak perlu (keluar dari Yogyakarta), mereka warga saya. Kebetulan aspek sukunya lain. Itu memang Indonesia, tapi dia tinggal di Yogyakarta. Itu berarti bagian dari orang Yogyakarta, saya tidak mau membeda-bedakan,” ujar Gubernur DIY.

Dalam pemberitaan sebelumnya, terdapat beberapa kelompok yang berselisih dan memicu adanya kericuhan di kawasan Babarsari. Kelompok tersebut merupakan bagian dari pelajar maupun mahasiswa yang berasal dari daerah lain. 

Sultan mengatakan mereka harus dapat menyesuaikan dengan sekitar dimana ia tinggal, seperti di Kota Yogyakarta. 

Baca Juga Salah Sasar Berakibat Cacat Permanen, Korban Kericuhan Kawasan babarsari Menjalani Perawatan Intensif di Rumah Sakit

Semua kesalahpahaman tidak perlu menggunakan kekerasan fisik, tapi dapat terselesaikan dengan berdialog dan berdiskusi.

“Sesuaikan dimana dia berada di Jogja, bukan model kekerasan (seperti yang terjadi di Babarsari). Harus menyesuaikan dimana (mereka) tinggal. Kita masyarakat yang menghargai orang lain bisa rukun,” lanjutnya. 

Sebelumnya, Sultan telah meminta kepada aparat hukum agar tegas dalam menindak orang-orang yang terlibat dalam peristiwa tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya berharap Polda tidak hanya sekedar melerai, tapi karena ada pelanggaran hukum, saya minta juga ada penegakan disiplin. Hukum tetap diproses dengan baik,” ujar Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Dirinya juga tidak mau Kota Yogyakarta menjadi tempat yang ramai akan kekerasan fisik. Ia pun siap untuk bertindak sebagai mediator kepada kedua belah pihak yang berselisih. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor geruduk Kantor Pemkab Bogor, menagih janji Gubernur Dedi Mulyadi terkait kompensasi pasca penutupan tambang.
Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Para pengguna tol Jakarta-Cikampek (Japek) diimbau untuk memperhatikan adanya pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. 
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 
RS Islam Jakarta Sukapura Soroti Keselamatan Pasien di Tengah Pengembangan Layanan

RS Islam Jakarta Sukapura Soroti Keselamatan Pasien di Tengah Pengembangan Layanan

Rumah sakit memperkenalkan layanan stem cell dan secretome yang dikembangkan.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT