News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda DIY Kerahkan 980 Personel pada Operasi Patuh Progo 2022

Polda DIY akan mengerahkan sebanyak 980 personel dalam Operasi Patuh Progo 2022. Jumlah personel ini merupakan gabungan antara Polda DIY dengan Polres jajaran.
Senin, 13 Juni 2022 - 20:26 WIB
Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Progo 2022 di Mapolda DIY (13/6/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Polda DIY akan mengerahkan sebanyak 980 personel dalam Operasi Patuh Progo 2022. Jumlah personel sebanyak ini merupakan gabungan antara Polda DIY dengan Polres jajaran.

Kapolda DIY Irjen Asep Suhendar mengatakan, operasi ini merupakan program terpusat dari Mabes Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Operasi ini merupakan program terpusat dari Mabes Polri kita melaksanakan operasi khusus yang disebut operasi patuh," kata Asep saat memimpin apel gelar pasukan di Mapolda DIY, Senin (13/6/2022).

Dijelaskan Asep, Operasi Patuh Progo 2022 akan berlangsung selama 14 hari, dari 13-26 Juni 2022. Kegiatan ini untuk meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Selain itu, juga sebagai upaya pendisiplinan masyarakat terkait protokol kesehatan karena negara Indonesia masih belum terbebas dari ancaman Covid-19.

"Kalau disebut operasi patuh berarti kita ditugaskan untuk menyelaraskan perilaku masyarakat dengan peraturan-peraturan yang berlaku khususnya peraturan berlalu lintas. Harusnya ini sudah berjalan sejak dulu tetapi apa yang terjadi, di masyarakat masih ditemukan ada yang sudah patuh hukum tetapi ada sebagian kecil yang belum, nah ini menjadi tugas kita dalam pelaksanaan operasi kali ini," beber Asep.

Sasaran pada Operasi Patuh Progo tahun ini adalah segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang menyebabkan permasalahan di bidang lalu lintas.

Di antaranya tidak menggunakan helm dalam berkendara, melawan arus, knalpot bising, penggunaan lampu sirine/strobo pada kendaraan yang bukan untuk peruntukannya, sabuk pengaman dan menggunakan HP saat berkendara serta berkendara di bawah umur. 

Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadai menjelaskan, Operasi Patuh Progo 2022 ini bertemakan 'Ketertiban Menyelamatkan Anak Bangsa'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentunya operasi patuh ini juga bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan atau fatalitas akibat korban kecelakaan. Kemudian mendisiplinkan masyarakat agar masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas untuk tercapainya kamseltibcarlantas," ujar Iwan.

Namun demikian, kata Iwan, Operasi Patuh Progo ini tetap masih menyelaraskan dengan program pemerintah untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Iwan berharap masyarakat dapat memahaminya serta bisa bekerja sama dengan Polri untuk bersama-sama mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT