News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Remaja Tersapu Ombak di Kulon Progo, Dua Selamat, Satu Hilang

Tiga remaja yang berniat berwisata di Pantai Congot, Kecamatan Temon, Kulon Progo, DIY, terseret gelombang. Dua selamat dan satu lainya masih dalam pencarian.
Rabu, 1 Juni 2022 - 22:26 WIB
Petugas menunjukan posisi pertama korban terseret gelombang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Ari Wibowo

Kulon Progo, DIY - Ganasnya gelombang pantai selatan Yogyakarta kembali memakan korban, tiga remaja yang berniat berwisata di Pantai Congot, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terseret gelombang. Dua selamat dan satu lainya masih dalam pencarian.

Tim Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo , Basarnas, TNI dan Polri masih mencari satu anak yang tergulung gelombang pada Selasa sore, hingga Rabu malam Petugas masih melakukan proses pencarian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Personil SRI Wilayah V Kulon Progo, Samsudin mengatakan, laporan kecelakaan laut ini diterima pihaknya pada pukul 16.00 WIB selasa. Sedangkan waktu kejadian diduga terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Hingga malam ini proses pencarian terus dilakukan.

"Kejadiannya sekitar pukul 14.00 WIB kemarin, tapi baru dilaporkan ke kami pukul 16.00 WIB sore tadi, hingga malam ini sudah di bagi 4 tim meliputi penyisiran di pinggiran pantai, menggunakan perahu jukung , hingga penebar jaring." Ujar Samsudin (1/6/2022). 

Samsudin menerangkan peristiwa ini bermula dari tiga orang remaja yang tengah bermain air di kawasan Pantai Congot. Tiba-tiba ada ombak besar menggulung tiga remaja itu. Dua di antaranya berhasil selamat. Namun satu orang, bernama Anang Setiawan (13), domisili Tangkisan III, kelurahan Hargomulyo, kecamatan Kokap, tenggelam. 

"Informasi yang kami dapat, ada 3 anak-anak SMP lagi main air, sama cari undur-undur, terus mereka naik batang pisang, tapi malah kena ombak. Dua anak selamat, satu tenggelam dan sekarang sedang dalam pencarian," ucapnya. 

Samsudin menerangkan pencarian dilakukan di sekitar lokasi tenggelamnya korban. Perahu jukung juga diterjunkan untuk mencari di kawasan perairan dekat lokasi tersebut. 

"Kami juga terjunkan perahu untuk sisir perairan," ungkapnya. 

Sementara itu kakek korban, Ali Mustofa mengatakan sebelum insiden nahas itu terjadi, cucunya sempat pamit pergi mancing. Korban pergi pada sekitar pukul 13.00 WIB, bersama dua orang kawannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia tadi udah nyiapin alat mancing, terus katanya mau pergi gitu mancing tapi enggak tahu mancing kemana, ujar Ali 

Ali mengatakan pihak keluarga mengetahui korban tenggelam di Congot sekitar pukul 16.00 WIB tadi. Ali kemudian meluncur dari Kokap ke Pantai Congot untuk ikut mencari keberadaan cucunya. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT