News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Geger! Mayat Pria Ditemukan Membusuk dalam Mobil yang Terparkir Sebulan di Gedung Serbaguna Tiyasan Sleman

Warga Padukuhan Tiyasan, Kabupaten Sleman digemparkan oleh penemuan mayat pria di dalam mobil yang terparkir di area Gedung Serbaguna Tiyasan, Minggu (12/4).
Senin, 13 April 2026 - 23:56 WIB
Polisi bersama PMI setempat mengevakuasi jasad ALB (29) warga Jepara yang ditemukan di dalam BRV warna hijau mutiara, Minggu (12/4/2026).
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

 

Sleman, tvOnenews.com - Warga Padukuhan Tiyasan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta digemparkan oleh penemuan mayat seorang pria di dalam mobil yang terparkir di area Gedung Serbaguna Tiyasan, Minggu (12/4/2026) pagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penemuan bermula ketika warga sedang melaksanakan gotong royong dan mereka akan mengambil pasir di Balai Dusun Pojok Tiyasan. Namun, mereka malah mendapati kendaraan yang diparkir di sana. Setelah dicek, di dalam mobil tersebut, terdapat mayat seorang pria. 

"Saat ditemukan, mayat memakai kaus lengan pendek warna hitam dan celana pendek warna abu-abu dengan posisi duduk di belakang kemudi dalam kondisi sudah membusuk," ungkap Iptu Argo Anggoro, Kasi Humas Polresta Sleman.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, mobil BRV warna hijau mutiara itu sudah terparkir kurang lebih 1 bulan atau sejak pertengahan bulan puasa.

Atas temuan ini, warga kemudian melapor ke aparat kepolisian setempat. Berbekal laporan warga, anggota dari Polsek Depok Timur dan PMI setempat bergegas mendatangi lokasi. Dari situ, terungkap identitas korban.

"Identitas mayat dalam mobil diketahui inisial ALB berusia 29 tahun. Dia berjenis kelamin laki-laki yang merupakan warga Jepara," terang Argo.

Menurut keterangan keluarga, JA (39), ALB telah meninggalkan rumah saudaranya sejak Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 07.25 WIB. 

Berdasarkan rekaman CCTV, yang bersangkutan terlihat meninggalkan rumah saudaranya di Condongcatur, Kapanewon Depok dengan mengendarai mobil Honda BRV berwarna sand khaki pearl hijau mutiara. Sejak saat itu, ALB tidak kembali ke rumah. 

"Nomor telepon atau WhatsApp yang biasa digunakan tidak dapat dihubungi. Saat meninggalkan rumah, yang bersangkutan juga tidak membawa KTP maupun SIM karena dompet beserta isinya ditinggalkan di rumah saudaranya," ucap Argo.

Pascatemuan ini, polisi melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) dan analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Selanjutnya, koordinasi dilakukan dengan pihak keluarga maupun RS Bhayangkara Polda DI Yogyakarta untuk dilakukan VER (Visum et Repertum). 

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh Tim Inafis dan Forensik RS Bhayangkara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

"Hasil pemeriksaan di RS Bhayangkara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tumpul. Namun, terdapat lebam jenazah berwarna merah cerah yang dicurigai keracunan karbon monoksida karena di dalam mobil terlalu lama," tutur Argo.

Lebih lanjut, polisi memperkiraan waktu kematian korban sekitar 15 sampai dengan 37 hari lalu karena posisi korban di ruangan tertutup, yakni dalam mobil.

Di lokasi, juga ditemukan kunci Mobil BRV, jam tangan merek Fosil, ponsel merek Samsung, tas pinggang merek Everbest, TWS merek Soundcore dan botol parfum tanpa merek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas kejadian ini, keluarga menolak untuk dilaksanakan autopsi serta menerima atas musibah tersebut. Selanjutnya, korban dibawa pulang oleh keluarganya ke Jepara.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu peka, peduli, responsif, dan segera melaporkan ke pihak berwajib jika menemukan mobil yang terparkir lama di area publik atau pinggir jalan untuk mengantisipasi hal serupa terjadi lagi. (Scp/Ard)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT