Saluran Limbah di Teras Malioboro 1 Yogyakarta Meledak, 3 Orang Alami Luka Bakar
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Yogyakarta, tvOnenews.com - Insiden ledakan saluran limbah terjadi di kawasan Teras Malioboro (TM) 1 Yogyakarta, Senin (30/3/2026) pagi.
Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis.
PS Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda R Anton Budi Susilo menerangkan awal mula kejadian nahas tersebut. Sekitar pukul pukul 07.20 WIB, saksi 1 bernama Suhartini (47) sedang berada di lokasi untuk persiapan membuka warung dagangan.
Tak berselang lama, pedagang sate koyor TM 1 tersebut mendengar suara dentuman keras yang bersumber dari area lantai depan warung.
Akibat tekanan ledakan dari bawah tanah, material konblok lantai terangkat dan hancur, yang kemudian mengungkap adanya 4 (empat) lubang saluran limbah (bio-filter) yang meledak secara bersamaan.
Paparan gas panas dari dalam saluran mengenai tiga orang korban yang merupakan satu keluarga yang berada di sekitar lokasi. Mereka inisial ZA (60), MI (54) dan O (15).
"Ketiga korban merupakan warga Bangkalan, Jawa Timur," ungkap Anton.
Atas kejadian tersebut, Security TM 1 segera melakukan koordinasi dengan tim pengamanan dan menghubungi PSC Kota Yogyakarta untuk meminta bantuan medis.
Sekitar pukul 07.45 WIB, korban berhasil dievakuasi menuju RSUP Dr. Sardjito menggunakan ambulans untuk penanganan medis lebih lanjut.
"Karena ketiganya mengalami luka bakar. Korban 1 dibagian lengan, korban 2 dibagian muka sebelah kiri dan kaki sebelah kanan serta korban 3 dibagian leher," terang Anton.
Selain korban luka, ledakan juga mengakibatkan kerusakan material di Area Kuliner Lantai Dasar TM 1.
Berdasarkan pulbaket kepolisian, ledakan diduga kuat dipicu oleh penyumbatan pada sistem pembuangan air limbah (bio-filter). Penyumbatan ini mengakibatkan fermentasi limbah organik menghasilkan gas metana (CH_4) dalam jumlah besar yang terjebak tanpa sirkulasi (ventilasi) yang memadai. Adanya tekanan tinggi di ruang tertutup (confined space) menyebabkan kegagalan struktur pada penutup saluran hingga terjadi ledakan fisik (physical explosion).
Sekarang ini, ketiga korban sudah pulang dan pihak dari TM 1 bertanggung jawab terkait pengobatan para korban.
Terpisah, UPT Balai Layanan Usaha Terpadu (BLUT) KUMKM DIY, Wisnu Hermawan menyampaikan permohonan maaf setulus-tulusnya kepada masyarakat, khususnya kepada para korban dan keluarga atas kejadian yang tidak diharapkan ini.
Load more