News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aktivis 98 dan Pencipta Lagu “Darah Juang” John Tobing Wafat, Begini Sosoknya di Mata Tokoh Politik dan Kalangan Aktivis

Kabar duka menyelimuti kalangan pegiat demokrasi. Johnsony Maharsak Lumban Tobing, aktivis gerakan mahasiswa tahun 1998 sekaligus pencipta lagu Darah Juang dikabarkan tutup usia.
Kamis, 26 Februari 2026 - 21:04 WIB
Jenazah mendiang Johnsony Maharsak Lumban Tobing atau John Tobing, pencipta lagu Darah Juang di Rumah Duka Arimatea RS Bethesda Yogyakarta, Kamis (26/2/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Kabar duka menyelimuti kalangan pegiat demokrasi. Johnsony Maharsak Lumban Tobing, aktivis gerakan mahasiswa tahun 1998 sekaligus pencipta lagu Darah Juang dikabarkan tutup usia.

Pria yang akrab dipanggil John Tobing wafat di RSA UGM Yogyakarta pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 20.45 WIB, setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi generasi reformasi dan jaringan aktivis lintas kampus yang pernah merasakan perjuangan di masa orde baru.

Ucapan duka bagi mendiang datang dari Ganjar Pranowo, salah seorang tokoh politik di tanah air. Ia pun turut menyampaikan bela sungkawa sewaktu mendatangi RS Bethesda, tempat John Tobing disemayamkan.

Baginya, John Tobing termasuk tokoh pergerakan mahasiswa di masa orde baru. Apalagi, mendiang John merupakan kakak tingkatnya sewaktu berkuliah di UGM Yogyakarta.

"Karena dia setahun di atas saya (saat kuliah) di UGM. Saya banyak belajar dari dia, dia tokoh yang hebat," ucap Ganjar, Kamis (26/2/2026).

Untuk diketahui, John Tobing merupakan alumni Fakultas Filsafat UGM angkatan 1986. Sementara, Ganjar Pranowo adalah alumni Fakultas Hukum UGM angkatan 1987.

Menurut Ganjar, pelajaran paling penting yang ditinggalkan dari sosok John Tobing adalah membela rakyat dengan sungguh-sungguh tanpa rasa takut, tidak ada rasa minder, dan dia tampil utuh sebagai seorang aktivis.

"Diera saat itu situasinya mengerikan karena melawannya orde baru. Bang Jhon termasuk yang paling berani," kata Ganjar.

Dari keberaniannya tersebut, terciptalah lagu berjudul 'Darah Juang'. Lagu yang seringkali dinyanyikan para aktivis diera sekarang ini dalam membela orang kecil. Karena itu, Ganjar pun berpesan bagi para aktivis generasi saat ini untuk berjuang dengan nurani.

Selain Ganjar, kepergian John Tobing juga meninggalkan duka mendalam di kalangan aktivis. Salah satunya, Baharudin Kamba yang merupakan aktivis asal Kabupaten Sleman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mengenang sosok Jhon, pria yang akrab disapa Kamba membangunkan sahur warga di sekitar tempat tinggalnya dengan memutar lagu 'Darah Juang' melalui speaker yang dibawanya pada Kamis (26/02/2026) dini hari. 

Kamba bilang, membangunkan sahur ia lakukan dari pukul 03.00 WIB hingga 03.30 WIB sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang John Tobing selaku pencipta lagu tersebut. Bahkan, pada Rabu (25/2/2026) malam, dirinya sempat menjenguk mendiang di RSA UGM.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT