News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri Koperasi Dan UKM Teten Masduki Sebut Koperasi Tidak Populer Di Kalangan Anak Muda

Menteri Teten Masduki mengatakan bahwa koperasi atau bertujuan untuk memberi kesejahteraan pada anggotanya sekarang ini tidak populer di kalangan anak muda.
Kamis, 19 Mei 2022 - 22:30 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat melihat proses produksi produk home decor di Palm Craft Desa Pendowoharjo, Kabupaten Bantul, DIY, Kamis (19/5/2022). ANTARA/Hery Sidik
Sumber :
  • antara

Bantul, DIY - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki mengatakan bahwa koperasi atau yang sebuah badan usaha yang organisasinya didirikan khusus bertujuan untuk memberi kesejahteraan pada anggotanya sekarang ini tidak populer di kalangan anak muda, Kamis 19/5.

"Sekarang ini memang koperasi tidak populer di kalangan anak muda, ada banyak hal, ada banyak praktek koperasi yang menyimpang, dan yang kedua, bisnis model koperasi ini tidak berkembang," kata Menteri di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri mengatakan itu usai kunjungan dan dialog tentang koperasi dan UKM bersama anggota koperasi dan UKM pengekspor di Palm Craft Workshop, Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, DIY.

"Sehingga koperasi bukan menjadi pilihan rasional untuk berbisnis, untuk berusaha. Dan ini yang sedang kita coba bikin piloting piloting bagaimana mengembangkan bisnis model koperasi," katanya.


Oleh karena itu, kata Menteri Teten, pada era digital ekonomi saat ini, dan sedang masuk dalam era Web 3.0, yang menurutnya ekonomi itu cocok dengan koperasi, sehingga pihaknya mulai mengenalkan koperasi dalam ekonomi kepada anak muda.

"Saya sudah bicara dengan Pak Nadiem (Menteri Nadiem Makarim), yang paling penting kita sudah mulai kenalkan koperasi di era Web 3.0. Itu saya kira akan lebih cepat mengenalkan koperasi kepada anak muda ketimbang ngajarin cara cara berkoperasi," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, terkait dengan kunjungan ke Palm Craft yang memproduksi produk home decor tersebut, Teten mengatakan, bahwa produk kreatif home decor menjadi salah satu potensi yang cukup pesat, karena di dalam catatan kementerian, produk kerajinan itu termasuk dalam top list permintaan pasar dunia paling baik.

"Sehingga kalau ingin mengembangkan kekuatan ekonomi kreatif kriya home decor di Bantul yang kita harus rapikan ekosistem, suplai bahan baku, pembiayaan akses teknologi dan sebagainya," katanya. (ant/ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT