News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Interpol Ikut Turun Tangan, Polresta Yogyakarta Kejar WNA Penyedia Konten Porno Modus Love Scamming di Aplikasi 'WOW'

Polresta Yogyakarta menggandeng Interpol untuk mengejar Warga Negara Asing (WNA) Cina yang diduga menjadi otak di balik penyediaan konten pornografi dalam kasus love scamming melalui aplikasi kencan bernama WOW.
Rabu, 7 Januari 2026 - 20:49 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti sekaligus menghadirkan enam tersangka dalam kasus dugaan love scamming saat rilis kasus di Polresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Polresta Yogyakarta menggandeng Interpol untuk mengejar Warga Negara Asing (WNA) Cina yang diduga menjadi otak di balik penyediaan konten pornografi dalam kasus love scamming melalui aplikasi kencan bernama WOW.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian menuturkan bahwa aplikasi tersebut tidak sekadar platform kencan biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalamnya, terdapat konten foto maupun video dewasa yang sengaja dibuat untuk menipu penggunanya melakukan pembelian koin atau top up dalam aplikasi.

Para pelaku membujuk korbannya melalui pendekatan komunikasi daring. Pengguna aplikasi merupakan WNA dari Amerika Serikat, Inggris, Kanada dan Australia.

"Karena ini (WOW) aplikasi Cina dan penyediannya orang sana, maka kami sudah menghubungi Divhubinter Polri yang nanti akan dikoordinasikan sama Interpol untuk pengejaran yang bersangkutan," kata Kompol Riski saat rilis kasus di Polresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Berdasarkan pemeriksaan polisi, sasaran aplikasi kencan WOW berusia di atas 40 tahun dari keempat negara tersebut.

"Kalau dilihat dari pengalaman (karyawan love scamming) memang pasarnya umur-umur 40 tahun ke atas di negara-negara tersebut," ungkapnya.

Dalam kasus love scamming ini, polisi telah menetapkan enam orang tersangka yang terdiri dari empat orang pria dan dua perempuan.

Keenam tersangka inisial R (35) warga Sleman, P (28) warga Ponorogo, V (28) warga Bandung, G (22) warga Bantul, H (33) warga Kebumen dan M (28) warga NTT.

Mereka mempekerjakan ratusan karyawan di PT Altair Trans Service yang berlokasi di Jalan Gito Gati, Dusun Penen, Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman. 

Para karyawan dipekerjakan dalam tiga sif sebagai admin percapakan pada aplikasi kencan daring dari Cina yang sudah diinstal di device dan disiapkan pihak perusahaan baik laptop maupun handphone beserta foto dan video yang memuat unsur pornografi.

Untuk mengakses konten porno tersebut, pengguna aplikasi harus mengirim gift dengan besaran tertentu. Untuk gift mawar sebanyak 8 coin, mahkota 199 coin, tiara 699 coin dan supercar 999 coin.

Para agen atau karyawan ditarget oleh perusahaan harus mencapai 3.000 sampai 6.000 coin setiap harinya. Setiap 16 coin dapat dikonversikan menjadi uang bernilai 5 Dollar.

Coin tersebut ditampung oleh pemilik aplikasi yang merupakan WNA Cina inisial Z.C. Setelah coin tersebut bisa dikonversi, lalu uang dikirimkan ke pemilik PT inisial R.

Menurut R sebagai pemilik PT outsourching, pemasukannya didapat dari sebagian gaji pokok yang diterima oleh karyawannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penyedia outsourching mendapat Rp4.500.000 yang dibayarkan ke karyawan Rp3.500.000. Sisanya untuk dia. Namun, masih kita dalami lagi," ucap Kompol Riski.

Selain tersangka, polisi turut menyita barang bukti berupa 50 unit laptop, 30 unit handphone, 4 kamera pengawas atau CCTV dan 2 router WiFi. (scp/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT