GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

30 Ton Sampah Dihasilkan Warga dan Wisatawan saat Malam Tahun Baru di Yogyakarta

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta mencatat, sebanyak 30 ton sampah dihasilkan oleh masyarakat dan wisatawan saat perayaan malam pergantian tahun.
Kamis, 1 Januari 2026 - 19:00 WIB
Petugas kebersihan yang dikerahkan melakukan pembersihan sampah di malam pergantian tahun di Kota Yogyakarta, Kamis (1/1/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Perayaan malam pergantian tahun di Kota Yogyakarta berdampak pada meningkatnya volume sampah perkotaan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta mencatat, sebanyak 30 ton sampah dihasilkan oleh masyarakat dan wisatawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Khusus malam pergantian tahun 2025 menuju 2026, sampah yang kita bersihkan sebanyak 30 ton," kata Rajwan Taufiq, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta dihubungi, Kamis (1/1/2026).

Puluhan ton sampah tersebut, lanjut Rajwan, dibersihkan dari sejumlah titik pusat keramaian dan seluruh wilayah kota. DLH Kota Yogyakarta mengerahkan sekitar 175 personel, 20 truk dan 40 kendaraan roda tiga untuk membersihkan sampah di malam tahun baru

Petugas kebersihan DLH Kota Yogyakarta melakukan pembersihan jalan dan pusat keramaian di luar kawasan sumbu filosofi.

Sementara, kawasan sumbu filosofi mulai dari Tugu Pal Putih hingga Titik Nol Kilometer dilakukan oleh 100 personel kebersihan dari UPT Pengelolaan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta. Mereka bertugas mulai pukul 22.00 hingga 02.00 WIB.

Selanjutnya, puluhan ton sampah tersebut dibawa ke tiga Unit Pengolahan Sampah (UPS) Kota Yogyakarta yang berada di wilayah Kranon, Nitikan dan Sitimulyo.

"Itu sudah dipilah oleh petugas DLH menjadi sampah organik basah, organik kering, anorganik dan residu," ucap Rajwan.

Terpisah, Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memberikan perhatian khusus terhadap penanganan sampah pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Berkaca dari pengalaman di tahun sebelumnya, volume sampah di momen libur Nataru bisa mencapai sekitar 40 persen. Padahal saat hari biasa, volume sampah yang dikelola oleh Pemkot Yogyakarta sekitar 260 ton per hari. Dimungkinkan, volume sampah di momen nataru bisa tembus sekitar 360 ton per hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, Pemkot Yogyakarta telah bersiap menghadapi lonjakan sampah dengan mengosongkan sejumlah depo sampah di wilayahnya.

"Depo-depo sudah kita kosongkan. Depo RRI Kotabaru sudah kosong dan ditutup, sudah tidak dibuka lagi karena dekat gereja. Kami juga menyiagakan truk compactor sehingga sampah yang dimasukkan dikompres dan muatannya banyak," kata Hasto. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT