News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TPST Piyungan Dibuka, Sampah Kota Yogyakarta Mulai Terangkut

Pertemuan antara Pemda DIY bersama perwakilan dari warga di sekitar TPST Piyungan membuat kesepakatan, penutupan oleh warga telah dibuka pada Kamis pagi.
Kamis, 12 Mei 2022 - 20:07 WIB
Sampah masih menumpuk di sejumlah gerobak sejak hari Sabtu
Sumber :
  • Tim tvOne - Karina Ramadhani

Yogyakarta, DIY - Pertemuan antara Pemda DIY bersama perwakilan dari warga di sekitar TPST Piyungan, Kelurahan Sitimulyo, Bantul akhirnya menemui titik terang. 

Warga setempat dengan Pemda DIY telah membuat kesepakatan bahwa penutupan yang dilakukan warga telah dibuka pada Kamis pagi (12/05/2022).Dari pantauan, sejak pagi tadi sampah yang telah tertimbun di Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Kota Yogyakarta mulai diangkut ke TPST Piyungan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Depo Tamansari yang telah menampung sampah warga dan menumpuk sejak hari Sabtu (7/5/2022),  mulai terangkut oleh kendaraan sampah menuju ke TPST Piyungan. 

Salah satu petugas dari Depo Tamansari, Supaat mengatakan, Pagi tadi sampah yang menumpuk sejak hari sabtu (7/5/2022) mulai diangkut ke TPST Piyungan. Berat sampah yang telah terkumpul sejak hari sabtu mencapai sekitar 25 ton hanya pada Depo Tamansari.

 “Ini baru mau di angkat, sekarang yang pertama. Biasanya dua kali angkat, tapi tergantung volume sampahnya, bisa juga tiga kali. Kalau di sini hari biasa minimal 15 ton, tapi ini kelihatannya sudah sampai 25 ton, karena dari sabtu sudah tidak bisa buang”, tutur Supaat. 

Sementara itu di Depo Serangan, terlihat sampah sudah mulai berkurang karena sudah terangkut pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB. Namun jumlah sampah yang menumpuk tidak sebanyak di Depo Tamansari. Sampah yang menumpuk sejak hari Sabtu di Depo Serangan dapat diperkirakan sekitar 7 ton. 

“Hari ini sudah ada evakuasi sampah dari jam 05.00 WIB pagi tadi baru buang ke TPST Piyungan. Baru satu truk yang sudah kesini, sekarang sudah separo sampah yang masih di sini," Ujar Chandra, salah satu petugas di Depo Serangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini masih nunggu lagi truk ke dua. Sampah dari kemarin yang menumpuk disini ada 7 ton. Yang buang ke sini kebanyakan warga Wirobrajan, tapi dari luar kota Yogyakarta juga banyak. Dari Sleman, Bantul juga ada," lanjutnya.

Hingga pagi tadi, beberapa warga yang datang masih belum bisa membuang sampahnya karena masih menunggu kendaraan sampah untuk mengangkut tumpukan sejak hari Sabtu.  Menurut Bowo, salah seorang petugas pengambil sampah keliling, ia pun masih menunggu sampah pada gerobaknya terangkut oleh truk. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT