News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kondisi Jembatan Kewek Masuk Kategori Kritis, Pemkot Yogyakarta Lakukan Ini

Pemkot menegaskan pentingnya larangan berhenti di atas jembatan. Pihaknya tengah membahas pengaturan manajemen lalu lintas, terutama menghadapi libur nataru.
Selasa, 25 November 2025 - 16:52 WIB
Beberapa mobil masih berhenti di atas Jembatan Kewek, Kota Yogyakarta yang rusak dimakan usia, Selasa (25/11/2025).
Sumber :
  • Tim TvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mulai mematangkan penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk penanganan Jembatan Kewek, setelah struktur yang menjadi akses menuju Kawasan Malioboro masuk kategori NK4. Status tersebut menunjukkan bahwa kondisi jembatan mengalami kerusakan serius.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta, Umi Akhsanti menyampaikan bahwa kerusakan Jembatan Kewek disebabkan faktor usia. Diketahui, jembatan tersebut dibangun sejak zaman Belanda

 

Adapun, kerusakan Jembatan Kewek terjadi akibat korosi. Bicara soal jembatan, ada lima kategori penilaian yaitu NK (jembatan dalam kondisi baik), NK1 (rusak ringan), NK2 (rusak sedang), NK3 (rusak berat), NK4 (kritis) dan NK5 (rusak atau jembatan tidak berfungsi).

 

Sehingga, masuknya Jembatan Kewek dalam kategori NK4 menjadi dasar pemerintah mempercepat tahapan teknis. 


"Jembatan Kewek ini sudah NK4. Tahun ini (2025), kami sudah menyusun DED. Harapannya pada 2026 mulai perbaikan," katanya saat dihubungi, Selasa (25/11/2025).

 

Untuk perbaikan Jembatan Kewek ini, Pemkot Yogyakarta telah mengusulkan anggaran sebesar Rp 19 Miliar kepada Pemerintah Pusat. Alokasi tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Diperkirakan, proses pengerjaan struktur jembatan membutuhkan waktu 6-9 bulan.

 

"Nanti, kami akan memperbaiki taludnya dulu. Untuk jembatan total, kami sedang mengusahakan ke pemerintah pusat, siapa tahu bisa (dikerjakan) di 2026," ujar Umi.

Untuk sementara ini, Pemkot Yogyakarta menerapkan pembatasan lalu lintas bagi kendaraan berat seperti bus dan truk. Sedangkan, kendaraan roda 2 dan 4 masih diperbolehkan melintas di atas Jembatan Kewek.

 

Ia pun menegaskan pentingnya larangan berhenti di atas jembatan. Karena itu, pihaknya bersama Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta tengah membahas pengaturan manajemen lalu lintas, terutama untuk menghadapi libur nataru.

 

"Karena jembatan ketika masih kondisinya baik pun tidak boleh ada beban mati. Ini yang menjadi pekerjaan rumah kami ketika long weekend akhir tahun nanti, daerah itu cukup macet dan banyak kendaraan yang berhenti di atas jembatan," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta, R.M. Sinarbiyat Nujanat menambahkan, DPRD Kota Yogyakarta bersama Pemkot setempat berusaha agar perbaikan Jembatan Kewek dapat segera dilakukan. Pun, membahas alokasi anggaran yang dibutuhkan. Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT