News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara Senggolan Berujung Cek-Cok di Karaoke Sarkem Yogyakarta, Residivis Aniaya Seorang Pria

Seorang pria asal Yogyakarta menjadi korban penganiayaan oleh pengunjung lain di sebuah tempat karaoke. Akibat pemukulan tersebut, korban mengalami luka robek dibagian dahi sepanjang 1 cm.
Senin, 10 November 2025 - 19:20 WIB
BS (26) warga Gowongan, Jetis yang merupakan pelaku penganiayaan terhadap GFP (22) seusai senggolan di karaoke Sarkem Yogyakarta
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Seorang pria asal Yogyakarta menjadi korban penganiayaan oleh pengunjung lain di sebuah tempat karaoke. Akibat pemukulan tersebut, korban mengalami luka robek dibagian dahi sepanjang 1 cm.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (7/9/2025) pukul 07.00 WIB. Lokasinya di utara warung burjo Bumijo atau depan SMPN 14 Jetis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian bermula ketika korban inisial GFP (22) bersama saksi ARJ (21) warga Terban, Gondokusuman karaoke di Pasar Kembang (Sarkem) Yogyakarta.

Pada saat itu, saksi bersenggolan dengan pelaku inisial BS (26) warga Gowongan, Jetis yang ternyata seorang residivis.

Senggolan itu berujung pada cek-cok dan pemukulan terhadap saksi di sekitar tempat karaoke. Kejadian itu sudah didamaikan oleh pengelola karaoke.

Namun setelah korban dan saksi selesai karaoke mau pulang ke rumah, pelaku bersama temannya inisial R yang masih buron membuntuti dan mengejar korban sampai ke jalan HOS Cokroaminoto, Tegalrejo.

Sesampainya di rel kereta api, sepeda motor yang ditumpangi korban dan saksi terjatuh. Setelah itu, korban disuruh membonceng sepeda motor milik pelaku dan saksi dibonceng oleh R.

Kemudian, mereka dibawa ke jalan Palagan Tentara Pelajar, tepatnya utara warung burjo Bumijo.

"Waktu itu, korban menanyakan kenapa masih dibuntuti padahal masalah di karaoke sudah dianggap selesai. Namun, pelaku langsung memukul dahi korban menggunakan knok sehingga mengeluarkan darah," kata Kompol Sumalugi, Kapolsek Jetis saat rilis kasus, Senin (10/11/2025).

Dia melanjutkan, karena korban mengalami luka robek dibagian dahi sepanjang 1 cm akhirnya yang bersangkutan dilarikan ke RS Panti Rapih.

Selanjutnya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jetis. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga memperoleh keberadaan pelaku.

Selanjutnya, pelaku dilakukan penangkapan beserta barang bukti berupa knok dan visum et repertum rumah sakit.

"Namun barang bukti knok yang masih kita cari," ucap Sumalugi. 

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara. (scp/buz)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT