News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Kurir Paket Ditangkap Polisi Usai Diduga Curi Paket Berisi iPhone 17 Pro di Gudang Ekspedisi Bantul

Kejadian ini bermula ketika jasa pengiriman melakukan pengiriman sembilan paket handphone. Dari beberapa paket tersebut, salah satunya milik warga Kotagede.
Sabtu, 1 November 2025 - 16:51 WIB
Dua kurir paket yang mencuri iPhone di gudang ekspedisi wilayah Bantul telah ditangkap oleh aparat kepolisian, Jumat (31/10/2025).
Sumber :
  • Tim TvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Dua orang kurir jasa pengiriman ditangkap oleh aparat kepolisian setelah diduga mencuri paket berisi handphone milik konsumen. Mereka inisial YPF (25) warga Bandung, Jawa Barat dan JA (35) warga Kali Deres, Jakarta Barat.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi pencurian ini diketahui pada Rabu (29/10/2025). Lokasinya berada di gudang ekspedisi di Jalan Imogiri Barat, Bangunharjo, Sewon, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Namun, kasus ini baru dilaporkan ke polisi pada Jumat (31/10/2025) dini hari.

 

"Sekitar pukul 00.10 WIB, dua kurir paket inisial YPF dan JA dilaporkan ke polisi atas dugaan pencurian sebagaimana Pasal 363 KUHP," kata Iptu Rita Hidayanto, Kasi Humas Polres Bantul, Sabtu (1/11/2025).

 

Kejadian ini bermula ketika pihak jasa pengiriman melakukan pengiriman sembilan paket handphone. Dari beberapa paket tersebut, salah satunya milik korban inisial ALFH (33) warga Kotagede, Kota Yogyakarta. Saat itu, korban membeli handphone merek iPhone melalui aplikasi.

 

Selanjutnya, paket tersebut dikirim oleh pihak jasa pengiriman dari Jakarta dengan tujuan Yogyakarta. Paket milik korban dengan nomor resi SPXID059123946A berisi iPhone 17 Pro serta paket lainnya dengan nomor resi SPXID05304840643 berisi iPhone 17 dan nomor resi SPXID05736655566A yang berisi iPhone 17 tiba di gudang ekspedisi wilayah Kabupaten Bantul pada Rabu (29/10/2205) sekitar pukul 10.00 WIB.

 

"Namun, setibanya di gudang sekitar pukul 12.00 WIB, paket iPhone dengan tiga nomor resi tersebut hilang," ungkap Iptu Rita. 

 

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 32.999.000. Selanjutnya, peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Sewon untuk proses hukum selanjutnya. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil menangkap kedua pelaku dan kini telah dilakukan penahanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Sekarang, kasus pencurian paket handphone ini masih ditangani oleh kepolisian setempat," ucap Iptu Rita. (scp/dan)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT