News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Atasi Darurat Sampah Hingga Akhir Desember 2025, Pemkot Yogyakarta Targetkan Kelola 50 Ton Sampah Sisa Makanan Harian

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengambil langkah serius dalam menangani persoalan sampah, khususnya sampah sisa makanan (food waste) yang selama ini menjadi penyumbang sampah perkotaan. 
Selasa, 7 Oktober 2025 - 19:04 WIB
Depo di wilayah Baciro, Gondokusuman, Kota Yogyakarta bebas dari sampah, Selasa (7/10/2025) siang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengambil langkah serius dalam menangani persoalan sampah, khususnya sampah sisa makanan (food waste) yang selama ini menjadi penyumbang sampah perkotaan. 

Hingga akhir tahun ini, pihaknya menargetkan sampah sisa makanan harian ini bisa terkelola dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Targetnya sampai Desember ini, kita bisa mengambil 50 ton sampah sisa makanan harian orang Yogyakarta," kata Hasto Wardoyo, Wali Kota Yogyakarta, Selasa (7/10/2025).

Dia melanjutkan, langkah ini sekaligus mengurangi volume sampah di depo-depo yang mana terjadi penumpukan belakangan terakhir ini.

"Beberapa hari yang lalu, kita mencegah (food waste yang masuk) ke depo, ada 415 ember sisa makanan seperti nasi, sayur dengan masing-masing ember isinya 25 kg," ucap Hasto.

Kendati demikian, terobosan ini tidak bisa berjalan tanpa keterlibatan masyarakat. Maka dari itu, pihaknya merubah kebiasaan masyarakat mulai dari membagikan sarana penampungan seperti ember maupun galon. 

Selanjutnya, sisa makanan dapur yang terkumpul dipilah dan dimasukkan ke dalam galon. Paginya, dituangkan dalam ember, setelah itu diangkut grobak. Dengan begitu, sampah sisa makanan tidak masuk ke depo.

"Ini adalah rekonstruksi sosial bagaimana melibatkan masyarakat dan merubah kebiasaan masyarakat soal sampah. Jika perilaku masyarakat tidak berubah, otomatis (depo) akan terisi lagi," ujar Hasto.

Seperti diketahui, kuota terakhir pembuangan sampah dari Kota Yogyakarta ke TPA Piyungan sampai akhir Desember 2025 dilaporkan berada di kisaran 2.400 hingga 3.000 ton.

Pemberian kuota ini karena kondisi TPA Piyungan yang sudah hampir penuh dan Kota Yogyakarta masih mengalami kondisi darurat sampah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain mengelola sampah sisa makanan, Pemkot Yogyakarta berupaya memelihara dan menjaga sungai yang mengalir di wilayahnya baik Sungai Code dan Winongo.

"Saya menganggap Kali Code dan Kali Winongo bagaikan jalan raya kalau berlubang ditambal. Kalau sungai harus dirawat dan dibersihkan. Biasanya, kita hanya ada perawatan jalan. Ke depan, perlu ada perawatan sungai," pungkasnya. (scp/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT