News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Bobol ATM di Sleman Lebih Dari Satu Orang, Gasak 800 Juta

Polisi memperkirakan pelaku pembobolan mesin ATM di wilayah Gamping, Sleman, Yogyakarta lebih dari satu orang. Pelaku beraksi dini hari saat minimarket tutup.
Kamis, 21 April 2022 - 15:31 WIB
Tim Inafis melakukan olah TKP di lokasi pembobolan ATM.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Kepolisian memperkirakan pelaku pembobolan mesin ATM di wilayah Gamping, Sleman, Yogyakarta lebih dari satu orang. Pelaku beraksi saat kondisi minimarket sudah tutup pada Kamis (21/4/2022) dini hari.

"Memang setelah olah TKP dimungkinkan pelaku lebih dari satu orang," kata Kanit Reskrim Polsek Gamping, Sleman, AKP Fendi Timur di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fendi menjelaskan, pelaku masuk ke dalam minimarket tidak melalui pintu depan. Akan tetapi memanjat bagian belakang minimarket lalu menjebol atap dan plafon.

Pelaku kemudian masuk ke dalam minimarket lalu membobol salah satu mesin ATM menggunakan alat sejenis gerinda. Fendi menduga para pelaku memang tergolong profesional.

"Kalau dari cara mereka masuk kemudian menggunakan alat ya berarti sudah profesional," terangnya.

Akibat peristiwa ini, lanjut Fendi, uang sekitar Rp 800 juta dari dalam ATM raib. Uang itu padahal baru diisikan ke ATM oleh petugas vendor bank pada Rabu, 20 April kemarin.

"Nominal uang yang dimasukkan oleh rekan-rekan vendor tadi sekitar Rp 800 juta. Itu di jam 11.56 WIB di tanggal 20 (April)," ujar Fendi.

Selain menguras isi ATM, kawanan pelaku juga membawa kabur barang-barang milik minimarket seperti rokok. Namun kerugiannya belum bisa ditaksir karena belum dihitung ulang oleh pihak minimarket.

"Kalau uang yang di kasir menurut yang kami himpun memang uang yang di kasir sudah tidak ada," ucapnya.

Polisi saat ini masih mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi-saksi. Termasuk mengecek kamera CCTV yang ada di minimarket maupun sekitarnya untuk mengetahui ciri-ciri pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diberitakan sebelumnya, sebuah mesin ATM di salah satu minimarket di Jalan Godean KM 4, Banyuraden, Gamping, Sleman, dibobol kawanan pencuri. Peristiwa diketahui pertama kali oleh karyawan minimarket saat akan membuka toko sekitar pukul 07.30 WIB.

Polisi yang mendapat laporan kemudian mendatangi TKP. Sementara tim Inafis dari Polres Sleman dan Polda DIY melakukan olah TKP untuk mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian. (Apo/Buz).

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT