News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris! Siswa SMP di Bantul Ditemukan Tewas Tergantung Pakai Sarung di Pengeret Rumah

Seorang siswa SMP inisial ADK (14) ditemukan meninggal dunia di rumahnya wilayah Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (23/7/2025). Korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri menggunakan sarung.
Rabu, 23 Juli 2025 - 17:28 WIB
Ilustrasi bunuh diri
Sumber :
  • ANTARA

Bantul, tvOnenews.com - Seorang siswa SMP inisial ADK (14) ditemukan meninggal dunia di rumahnya wilayah Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (23/7/2025). Korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri menggunakan sarung.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan bahwa kejadian ini pertama kali diketahui oleh adik korban inisial BAW (9) sekira pukul 06.10 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, adik korban yang sebelumnya tinggal dan tidur di rumah neneknya berniat untuk mengambil perlengkapan sekolah di rumah miliknya. Sesampainya di rumah, adik korban malah melihat kejadian mengejutkan tersebut. 

"Adik korban melihat kakaknya dalam keadaan menggantung. Korban gantung diri menggunakan kain sarung warna biru corak kotak putih," kata Jeffry.

Melihat hal tersebut, adik korban kembali ke rumah neneknya dan menceritakan kejadian yang dilihatnya sambil menangis.

Karena mendengar kabar tersebut, nenek korban memanggil saudaranya untuk bersama- sama mendatangi rumah korban guna mengecek apa yang dikatakan oleh cucunya tersebut.

"Setelah sampai di rumah korban, neneknya itu mendapati korban sudah dalam tergantung di pengeret atau sunduk rumah korban. Lantas, dia memotong tali gantung  menggunakan pisau dapur," ucap Jeffry.

Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Imogiri guna penanganan lebih lanjut. Menerima laporan, polisi bersama tim medis Puskesmas Imogiri II dan identifikasi Polres Bantul mendatangi rumah korban.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan bekas luka atau tanda-tanda kekerasan. Korban sudah mengeluarkan sperma dan kotoran serta kondisi lidah terjulur. Sehingga, kematian korban diduga murni bunuh diri.

Jeffry juga mengatakan bahwa teman sekolah korban sempat datang bermain di rumah yang bersangkutan sehari sebelum kejadian miris itu terjadi.

Saat itu, teman korban melihat langsung bahwa tali yang digunakan korban untuk gantung diri sudah tertali dan menggantung di pengeret rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ditanya oleh temannya kegunaan tali itu untuk apa, terus dijawab korban bahwa akan membuat mainan gantungan," ungkap Jeffry.

Kebetulan dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, korban dan adiknya ditinggal oleh orang tuanya yang telah bercerai. Kesehariannya, mereka diasuh oleh kakek dan neneknya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT