News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Ramadhan, Polda DIY Temukan Pabrik Rumahan Miras Ilegal Rasa Nanas

Menjelang bulan Ramadhan, Polda DIY menemukan pabrik rumahan minuman keras (miras) ilegal. Mampu hasilkan belasan liter miras per hari.
Kamis, 31 Maret 2022 - 22:32 WIB
Petugas saat menunjukkan alat untuk melakukan penyulingan miras ilegal.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan, Polda DIY menemukan pabrik rumahan untuk memproduksi minuman keras (miras) ilegal. Industri rumahan ini mampu menghasilkan hingga belasan liter miras rasa nanas per hari.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda DIY AKBP Bakti Andriono mengatakan, industri rumahan miras ilegal ini ditemukan di Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang di Kulon Progo ini pabrikan kecil, pabrikan rumahan home industry jadi ada alat penyulingan dari hulu sampai hilir," ujarnya saat rilis kasus di Mapolda DIY, Kamis (31/3/2022).

Dijelaskan Bakti, industri rumahan ini telah beroperasi selama 6 bulan. Adapun bahan yang digunakan adalah alkohol murni yang dicampur dengan buah nanas.

Proses pembuatannya dilakukan dengan cara fermentasi atau penyulingan. Alat yang dipakai untuk proses penyulingan merupakan buatan sendiri tapi dianggap cukup modern.

"Pertama itu bahannya dari nanas dimasak dicampur air. Setelah masak ditaruh di botol air mineral, baru nanti dicampur dengan alkohol murni. Alkohol ini kita cari pada saat Covid-19 itu tidak ada, rupanya salah satu yang memborong dari sini. Jadi itu (alkohol) murni yang 90% ya, kemudian dicampur gula," beber Bakti.

Usai dilakukan penyulingan, lanjut Bakti, bahan campuran tersebut kemudian dikemas dan disimpan selama satu bulan sebelum diedarkan. Industri rumahan ini dalam sehari mampu memproduksi 15 liter miras ilegal yang dikemas dalam 30 botol bekas air mineral.

"Dijual Rp 15 ribu per botolnya. Sementara kasus ini masih dalam proses penyidikan, dan bila telah putusan akan disampaikan lebih lanjut," terangnya.

Dalam operasi cipta kondisi jelang Ramadhan ini, Ditres Narkoba Polda DIY juga berhasil menyita sebanyak 3.455 botol miras pabrikan berbagai merk serta miras palsu. Dari ribuan botol miras tersebut petugas menangkap 4 tersangka di lokasi yang berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto mengatakan 4 orang tersangka tersebut adalah S (67) perempuan warga Bantul, GP (29) warga Gunungkidul, OFR (26) warga Sleman, dan GNP (36) warga Bantul.

"Ke empat tersangka melanggar Perda DIY Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawas Minuman Beralkohol serta Pelarangan Minuman Oplosan dengan ancaman hukuman 6 bulan penjara atau denda sebesar Rp 50 juta," pungkas Yuliyanto. (Andri Prasetiyo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 

Trending

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT