GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kobaran Api Melalap Pabrik Garmen di Sleman, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Kebakaran melanda pabrik garmen yang berada di Dusun Balong, Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (21/5/2025).
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 21 Mei 2025 - 12:53 WIB
Kobaran api melalap pabrik garmen di Dusun Balong, Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (21/5/2025).
Sumber :
  • tvOne - sri cahyani putri

Sleman, tvOnenews.com - Kebakaran melanda pabrik garmen yang berada di Dusun Balong, Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (21/5/2025). Beruntung tidak ada korban jiwa dari insiden ini. Dugaan, penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan polisi.

Kapolsek Ngaglik, AKP Yuliyanto mengatakan, insiden kebakaran ini diketahui sekitar pukul 03.00 WIB, setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat. Selanjutnya, polisi melakukan pengecekan dengan mendatangi lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan benar, terjadi kebakaran di Pabrik. Garmen Balong ini. Namun, penyebab (kebakaran) belum diketahui. Pun jumlah kerugiannya," kata dia.

Ditanya soal kendala dalam proses pemadaman, Yuliyanto mengaku petugas mendapatkan kesulitan dikarenakan terdapat mesin, hasil produksi dan instalasi listrik yang mudah terbakar di dalam pabrik tersebut.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi mengatakan, ada sekitar 17 armada yang dikerahkan untuk proses pemadaman api. Meliputi, Kabupaten Sleman 5 armada, Bantul, Kulon Progo dan kampus UGM masing-masing 1 armada.

Selanjutnya, Kabupaten Kulon Progo dan Hasamindo juga masing-masing 1 armada. Kemudian, Kabupaten Magelang, Kota Yogyakarta dan Unit Pemadam PMI masing-masing 2 armada. Lalu, Unit Barakuda Polresta Sleman dan Unit Barakuda Polda DIY masing-masing 1 armada.

"Kurang lebih ada 17 armada," kata Shavitri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengaku, belum mengetahui penyebab kebakaran secara pasti. Namun, ia menduga kebakaran terjadi akibat konsleting listrik.

"Belum tahu mungkin konslet," ucapnya. (scp/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT